News

Saat Lockdown Ketat di Sekitar Beijing, China Laporkan 12 Kasus Baru Covid-19, NHC: Kasus Impor

NHC mengatakan dalam sebuah pernyataan, lima dari total kasus baru Covid-19 itu adalah kasus impor yang melibatkan wisatawan dari luar negeri.

Tribunnews.com
Seorang wanita mengenakan masker menyesuaikan masker anaknya ketika mereka tiba di Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan untuk mengambil salah satu kereta pertama yang meninggalkan kota di provinsi Hubei tengah Cina awal pada 8 April 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - China memberlakukan lockdown ketat pada hampir setengah juta orang di provinsi Hebei, yang menjadi klaster baru Covid-19, pada Minggu (28/6/2020).

Pemerintah China memperingatkan wabah Corona (Covid-19) masih "parah dan rumit."

Setelah sebagian besar China terkendali dari Covid-19, ratusan orang telah terinfeksi di Beijing dan provinsi Hebei, dalam beberapa minggu terakhir.

Namun, China kembali melaporkan 12 kasus baru Covid-19 pada akhir Minggu (28/6/2020).

Angka ini turun dari 17 kasus yang dilaporkan, pada sehari sebelumnya.

Demikian Komisi Kesehatan Nasional (NHC) melaporkan pada Senin (29/6/2020) pagi, seperti dilansir Reuters.

NHC mengatakan dalam sebuah pernyataan, lima dari total kasus baru Covid-19 itu adalah kasus impor yang melibatkan wisatawan dari luar negeri.

Sehari sebelumnya, terdapat tiga kasus impor.

Selain itu tujuh kasus baru melaluu penularan lokal yang semua berada di ibu kota Beijing.

Beijing telah melakukan tes Covid-19 terhadap sekitar sepertiga dari populasi pada siang hari Minggu (28/6/2020), sebagai bagian upaya pemerintah kota untuk memastikan wabah yang muncul dari pasar Xinfadi tidak terus menyebar tak terkendali.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved