Breaking News:

Boltim

Maju di Pilkada Boltim, Amalia Mencari Popularitas Tanpa 'Numpang Tenar' Sang Ayah

Pilkada Bolaang Mongondow Timur 2020, akan menjadi debut pertama Amalia Landjar mencalonkan diri sebagai bupati.

TRIBUN MANADO/SITI NURJANAH
Amalia Landjar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pilkada Bolaang Mongondow Timur 2020, akan menjadi debut pertama  Amalia Landjar mencalonkan diri sebagai bupati.

Putri dari politis Sulawesi Utara, Sehan Salim Landjar, bakal menjadi kontestan milenial satu-satunya di Pilkada Boltim 2020.

Namanya terus meroket, kala dia terpiliih sebagai Ketua KNPI dan dinobatkan menjadi Tonaas LMI Boltim. 

Sosok Amalia sering ditautkan dengan sosok kepemipinan Bupati Boltim Sehan Landjar yang tak lain adalah ayah kandungnya.

Bahkan tak sedikit stigma pencalonan Amalia tak lain karena dorongan dan intruksi dari sang ayah.

Menanggapi hal itu, Amalia mengatakan dirinya merupakan tipe orang yang tidak mempermasalahkan omongan orang yang mengaitkan dirinya dengan sang ayah, soal pencalonannya di Pilkada Boltim mendatang

"Saya tipe orang yang tidak mempermasalahkan itu, walaupun itu sudah sejak lama yah. Sebagian orang mungkin matanya masih tertutup, namun selama ini disetiap kegiatan, saya tidak pernah didampingi atau dibayang-bayangi oleh bupati dua periode yang tak lain adalah ayah kandung saya sendiri," ucap Amalia Lanjar.

Meski demikian Ia mengatakan, secara pribadi Ia sering meminta masukan.

"Meski begitu, secara pribadi beliau adalah orang yang sering saya minta masukkan. Jangankan saya, orang lain saja sering datang tukar pikiran dengan beliau, apa lagi saya yang anak kandungnya," ucapnya.

Ia menjelaskan, ketika ada orang yang terus-terus menyerang dirinya yang hanya mengandalkan sang ayah itu pasti terus akan terjadi.

"Karena tanpa dipungkiri pun saya adalah anak kandungnya, meskipun seratus kali bahkan ribuan kali saya katakan tidak ada bayang-bayangan ayah saya ketika Tuhan mempercayakan ketika saya terpilih nanti, serangan seperti itu terus akan dilakukan," ucapnya.

Ia menegaskan, dirinya tidak terikat serta memiliki pemikiran sendiri.

"Saya tegaskan, saya tidak terikat, saya memiliki prinsip, pemikiran sendiri, pilihan serta keputusan yang saya buat tidak pernah diinterfensi atau tergantung abah (sebutan untuk ayah), orang-orang terus mengatakan dibelakang saya itu adalah Sehan Landjar, secara fakta itu betul, tapi bukan berarti setiap pengambilan keputusan dan pilihan yang saya buat itu dari beliau," jelasnya.

Menurutnya, sebagai orang tua, Sehan Landjar banyak memberi nasehat, dukungan dan doa.

"Namun, Ayah saya tidak pernah membatasi atau mengontrol anak-anaknya secara politik," ucapnya. (ana)

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Vendi Lera
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved