Berita Heboh
Hand Sanitizer Diminum Warga Meksiko, 3 Orang Tewas dan 1 Buta Permanen, Pernah Diusul Trump
Sebanyak tujuh orang di New Mexico, Amerika Serikat ( AS) meminum cairan pembersih tangan.
TRIBUNMANADO.CO.ID, SANTA FE - Sebanyak tujuh orang di New Mexico, Amerika Serikat ( AS) meminum
cairan pembersih tangan.
Tiga di antaranya tewas.
Satu dilaporkan buta permanen.
Dikutip dari Kompas.com, berdasarkan laporan CNN, otoritas kesehatan setempat mengungkapkan kematian mereka
berhubungan dengan keracunan oleh metanol.
Departemen Kesehatan New Mexico menyatakan, tiga orang lain yang juga meminum cairan pembersih tangan itu
berada dalam kondisi kritis.
Dilaporkan Daily Mirror Minggu (28/6/2020), insiden yang menewaskan tiga orang dan membuat satu buta itu terjadi
karena ketergantungan alkohol.
Mereka yang meminum hand sanitizer itu sudah dilaporkan ke Badan Pengendalian Racun New Mexico dalam beberapa pekan pada Mei.
"Ketujuh orang itu diyakini mabuk sehabis minum hand sanitizer yang mengandung metanol," jelas departemen
kesehatan dalam rilisnya.
Detil para korban seperti identitas, serta di mana kejadian itu berlangsung tidak diungkapkan oleh pemerintah negara bagian.
Sejak mewabahnya virus corona, cairan pembersih tangan dilarang di sejumlah penjara negara bagian AS, karena
dikhawatirkan disalahgunakan oleh narapidana.
Napi tidak saja memanfaatkan cairan tersebut untuk dikonsumsi, tetapi juga memulai kerusuhan di penjara
dengan cara menyalakan api.
"Jika Anda merasa sudah menggunakan atau mengonsumsi cairan pembersih tangan, segeralah mencari
pertolongan," kata Sekretaris Kesehatan New Mexico, Kathy Kunkel.
Dia menerangkan penawar dari racun karena metanol sudah tersedia. Karena itu dia mengimbau agar warga
segera berobat agar cepat sembuh.
Penjualan hand sanitizer di seluruh dunia mengalami lonjakan setelah SARS-Cov-2, nama resmi virus corona,
mewabah pada awal tahun.
Tapi pada awal pekan lalu, Badan Obat dan Makanan AS (FDA) memperingatkan penggunaan produk
Eskbiochem SA karena mengandung metanol.
Bahan tersebut bisa berbahaya jika masuk ke tubuh, di antaranya menyebabkan muntah, sakit kepala,
pandangan buram, buta, hingga tewas.
Kabar itu terjadi setelah Presiden AS, Donald Trump, sempat menuturkan usul untuk menyuntikkan disinfektan
ke tubuh demi melawan Covid-19.
Dia menyatakan, ilmuwan seharusnya bisa mempertimbangkan untuk memasukkan cairan itu ke tubuh, dan
membantu mereka mengatasi masalah pernapasan karena corona.
Trump kemudian mengklaim dia membuat "komentar sarkas" kepada awak media "Sehingga kalian mendapatkan
bahan sesuai yang kalian inginkan," cetusnya.
(Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)
BERITA TERPOPULER :
• Sikap Puput Nastiti Berubah Setelah Nikahi Ahok BTP, Sang Ayah Teguh Ungkap Fakta dan Alasannya
• Keluarga Angkatan Darat Minta Risma Tak Hanya Teriak-teriak Soal Covid-19: Harus Ada Sanski Tegas
• Istana Beri Penjelasan soal Video Kekecewaan Jokowi Atas Kinerja Menteri, Baru Terungkap ke Publik
TONTON JUGA :
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Minum Cairan Hand Sanitizer, 3 Orang Tewas dan 1 Buta di AS"