Dinsos Boltim  Verifikasi Penerima BST Tahap Tiga

Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap satu dan dua di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) telah tuntas.

sitti nurjanah/tribun manado
Kepala Dinas Sosial Slamet Umbola 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN  - Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap satu dan dua di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) telah tuntas.

Kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim sementara melakukan verifikasi data penerima BST tahap tiga.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Slamet Umbola mengatakan, meski penyakuran BST tahap satu dan dua sudah selesau, namun pada penyaluran BST tahap tiga pihaknya tetap melakukan verifikasi data.

"Untuk penyaluran BST tahap tiga, kami masih harus memverifikasi data kembali," ucapnya.

Menurutnya penyaluran bantuan tunai pada tahap sebelumnya masih banyak ditemui ketidaksesuaian Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di lapangan.

"Masih ada saja yang tidak sesuai DTKS, nah sehingga itu kami kembali memvetifikasi agar betul-betul BST ini memang tepat sasaran," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin Dinsos Boltim Ni'ma Mokoagow mengatakan, penyaluran BST bagi warga terdampak Covid-19 masih menunggu verifikasi data penerima.

"Kemungkinan awal bulan Juli BST tahap tiga disalurkan, sesudah dilakukannya verifikasi data penerima," ujar Nikma Mokoagow.

Ia menambahkan agar tidak terjadi tumpang tindih penerima BST dengan penerima bantuan lainnya, verifikasi data sangat penting untuk dilakukan.

"Beberapa waktu lalu ada kedapatan Nomor Induk Keluarga (NIK) pada DTKS tidak sesuai dengan yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) penerima bantuan," jelasnya.

Lanjutnya, ada yang sudah meninggal masih tercatat sebagai penerima. Juga penerima yang telah mendapatkan bantuan serupa sebelumnya, agar tidak terjadi tumpang tindih.

"Ada juga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat sebagai penduduk tetapi tidak ada di desa tersebut," kata Nikma.

Ia menjelaskan,sejauh ini, ada sekitar 115 KPM yang berhasil terverifikasi dan kepastian keseluruhan penerima bantuan masih menunggu data yang akan diberikan Kemensos.

"Sejauh ini, sekitar 115 KPM yang telah kami perbaharui, tapi belum bisa dipastikan berapa jumlah yang berhak menerima bantuan BST. Masih menunggu data dari Kemensos," ucapnya.

Selain itu, Ia mengatakab, terdapat perubahan penyaluran dari kantor pos yang sebelumnya hanya tiga hari untuk mengantisipasi jangan sampai membahayakan kesehatan.

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved