Breaking News:

Berita Kotamobagu

13 Suara Senat Akademik Antar Muliadi Mokodompit Pimpin IAI Kotamobagu

Dari 19 Anggota Senat Akademik IAI Kotamobagu, 17 orang yang hadir dan semuanya memberikan hak suara.

alpen martinus/tribun manado
Rektor baru Institut Agama Islam (IAI) Kota Kotamobagu periode 2020-2024 
TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU- Institut Agama Islam (IAI) Kota Kotamobagu miliki Rektor baru periode 2020-2024, setelah melalui proses pemilihan, di gedung IAIK, Sabtu (27/6/2020).
Proses pemilihan dilakukan oleh 17 anggota senat yang hadir, sementara dua absen. Melalui sidang senat yang dipimpin oleh Ketua Hamka Podomi SPd MPd dan Drs H Iqbal Datunsolang.
Nampak hadir juga pihak Yayasan, BEM, dan Senat Mahasiswa.
Ada dua calon rektor saat pemilihan, yaitu Dr Cand Muliadi Mokodompit SE MSi dan Dr Muharto SPd MPd.
Pemilihan dilakukan menggunakan sistem demokrasi pada umumnya di Indonesia, yaitu pencoblosan.
Dari 19 Anggota Senat Akademik IAI Kotamobagu, 17 orang yang hadir dan semuanya memberikan hak suara.
Setelah dilakukan rekapitulasi suara oleh Panitia Pemilihan Rektor IAI Kotamobagu Periode 2020-2024, Dr Cand Muliadi Mokodompit SE MSi meraih 13 suara dan Dr Muharto SPd MPd mendapat 4 suara.
Hasil perolehan suara tersebut dituangkan dalam berita acata dan ditandatangani oleh piminan sidang, kemudian diserahkan kepada ketua senat, yang kemudian membuatkan Berita Acara Rektor Terpilih atas nama Dr Cand Muliadi Mokodompit SE Msi.
Ketua Panitia Drs Zainul Lantong mengatakan, sepanjang sejarah bedirinya IAIK, baru kali ini pemilihan rektor secara demokrasi, program dan jadwal pemilihan sangat terbuka, fair, dan melibatkan pihak yang independen tanpa campur tangan pihak manapun pada prosesnya.
Ia mengatakan, persiapan pemilihan pun dilaksanakan marathon, mulai penyusunan regulasi, tahapan, pemberkasan bakal calon, fit and proper test, penyampaian visi misi, dan penetapan calon rektor, dan pemilihan.
"Kami puas melaksanakan seluruh tahapan, meskipun dilaksanakan di tegah pandemi covid-19, tapi terlaksana dengan baik, dan terdokumentasi baik, administrasi, foto maupun visual," kata dia.
Ia berharap, IAIK bisa menjadi contoh yang baik kepada khalayak, khususnya di BMR, pada pemilihan Rektor, Senat Akademik, BEM, Senat Mahasiswa dan lembaga-lembaga lainnya, agar kampus ini dipandang sebagai institusi yang berwibawa, karena menerapkan konsep demokrasi.
Rektor terpilih, Muliadi Mokodompit mengatakan, amanah ini bukanlah hal yang mudah, sebab segala keterbatasan yang ada, IAI Kotamobagu harus lebih maju dan begerak mengikuti perkembangan zaman.
"Kampus ini didirikan dengan semangat kekeluargaan oleh segenap elemen di BMR, maka dengan mengedepankan keragaman yang ada, semangat civitas akademika dan kekuatan budaya BMR, kita harus lebih maju, menjadi institusi pendidikan terbaik di BMR, Sulut bahkan Indonesia Timur," kata Muliadi.
Dalam waktu dekat, ia akan menyusun sturktur Rektorat dan ada beberapa jabatan yang akan dirampingkan. 
"Saya akan mengombinasikan dan memberi penghargaan kepada para orang tua di IAI Kotamobagu, dan semangat kaum muda di jajaran Rektorat, agar kuat dan berwibawa," jelasnya.
Ia mengatakan, para orang tua di Kampus IAI Kotamobagu pasti akan dijadikan sebagai panutan, dan para anak muda yang turut di IAI Kotamobagu, akan menjadi penggerak agar institusi ini berjalan selaras seiring perkembangan zaman. (amg)
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved