Breaking News:

Nasional

Susi Sentil KKP, Ratu Laut: Sekali Ekspor Ribuan Bibit Lobster Negara Cuma Dapat 1 Bungkus Rokok

Susi menyoroti Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) dari eskpor benih lobster yang dinilainya kecil.

Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Susi Pudjiastuti, Mantan Menteri KKP 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terus mengkritik soal ekspor benih lobster atau benur ke Vietnam hingga ke negara-negara lain.

Wanita yang dijuluki sebagai 'Ratu Laut' itu menyoroti dari eskpor benih lobster tersebut Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dinilainya kecil.

Berdasarkan PP 75 Tahun 2015, tarif PNBP benih krustacea adalah Rp 250 per 1000 ekor benih lobster.

Dua perusahaan pengekspor (eksportir) benih lobster, yakni PT ASL dan PT TAM mengekspor masing-masing 37.500 ekor dan 60.000 ekor benih lobster.

Artinya, bila 37.500 ekor benih lobster dikali Rp 250 per 1.000 ekor, negara hanya menerima sekitar Rp 9.375 dari satu kali ekspor.

Sementara dari PT TAM, negara hanya menerima PNBP Rp 15.000 dari 60.000 ekor benih lobster yang diekspor.

"PNBP ekspor bibit lobster Rp 250 per 1.000 ekor. Satu kali ekspor dapat satu bungkus rokok masuk ke rekening negara," sentil Susi dalam unggahan di akun Twitternya, Kamis (25/6/2020).

Susi Pudjiastuti sentil soal harga ekspor benih Lobster.
Susi Pudjiastuti sentil soal harga ekspor benih Lobster. (Dok. Susi Pudjiastuti/via Kompas.com)

Bahkan Susi membandingkan PNBP dengan harga rempeyek udang rebon.

Menurutnya, PNBP tak lebih besar dari harga peyek udang rebon yang harganya sudah di atas Rp 1.000 per buah.

"Harga peyek udang rebon satu biji saja tidak dapat itu Rp 1.000. Ini lobster punya bibit, lho," sebutnya.

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved