Breaking News:

New Normal

Ini Syarat Menggelar Pesta Pernikahan saat Pandemi Covid-19 Sesuai Pergub 44

Meski begitu penyelenggaraanya harus dilakukan dengan sejumlah persyaratan dan protokoler keamanan yang ketat.

fistel mukuan/tribun manado
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr Steaven Dandel, menyampaikan hari ini ada satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia bayi satu hari, Kamis (25/6/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kabar gembira bagi masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang ingin menggelar pesta pernikahan.

Pasalnya setelah sempat dilarang akibat mewabahnya Covid-19, kini melalui peraturan gubernur (Pergub) nomor 44 tahun 2020 pelaksanaan pesta pernikahan telah diijinkan.

Meski begitu penyelenggaraanya harus dilakukan dengan sejumlah persyaratan dan protokoler keamanan yang ketat.

Juru bicara gugus tugas Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel Jumat (26/6/2020) mengatakan pelaksanaan pesta pernikahan harus mempedomani Pergub 44 tahun 2020.

Dimana penyelenggara harus memastikan seluruh tim yang terlibat memahami tentang pencegahan penularan COVID-19.

Memasang media informasi di lokasi-lokasi strategis untuk mengingatkan undangan agar selalu mengikuti ketentuan jaga jarak minimal 1 meter, menjaga kebersihan tangan dan kedisplinan penggunaan masker.

"Selain itu wajib menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun yang memadai dan mudah diakses oleh undangan di area pesta seperti dipintu masuk, lobby, meja resepsionis, pintu lift dan area publik lainnya. Jika pesta dilakukan di dalam ruangan, maka diharapkan agar selalu menjaga kualitas udara di ruangan dengan mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari, serta melakukan pembersihan filter AC," ujarnya.

Penyelenggara juga wajib melakukan pembersihan dan disinfeksi sebelum dan sesudah dilaksanakn pesta terutama pada pegangan pintu dan tangga, kursi, meja, microphone, tombol lift, pintu toilet serta fasilitas umum lainnya.

"Panitia juga harus memberlakukan larangan masuk bagi orang yang memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan atau sesak nafas," jelas dia.

"Dalam pelaksanaan pesta sebelum dimulai, panitia juga harus menetapkan batas jumlah undangan yang
menghadiri langsung acara pernikahan sesuai kapasitas venue, mengatur tata letak tempat acara kursi, meja, booth, lorong untuk memenuhi aturan jarak fisik minimal 1 meter, wajib menyediakan ruang khusus di luar tempat acara sebagai pos kesehatan dengan tim kesehatan," ucapnya.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved