Breaking News:

Update Virus Corona Manado

Ini Penjelasan Kabag Humas Pemkot Terkait Upaya Penanganan Covid-19

Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dinilai tak optimal dalam menangani Covid-19 oleh salah satu pengamat kebijakan publik

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Kabag Humas Pemkot Manado Sonny Takumansang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dinilai tak optimal dalam menangani Covid-19 oleh salah satu pengamat kebijakan publik.

Kabag Humas Pemkot Manado Sonny Takumansang yang dimintai tanggapan oleh tribun melalui sambungan telpon, Kamis (25/6/2020) menjelaskan secara rinci penanganan Covid-19 di Manado.

"Kalau mau bilang Kota Manado lambat menangani Covid-19, dari semua kabupaten dan kota di Sulut, yang pertama merespons pandemi ini adalah Pemkot Manado," tegas Takumansang.

Takumansang juga katakan, yang pertama melakukan penanganan Covid-19 di Manado. Ketika pandemi mulai marak di Wuhan pada Desember 2019, Pemkot Manado sudah melakukan langkah antisipasi.

Lima Ayah di Kabupaten Bolmong Terancam Hukuman Kebiri

"Penanganan ini di awal Januari 2020, sebelum ada kasus di Sulut pertama kali, Pemkot Manado sudah melakukan antisipasi yang pertama adalah Wali Kota Manado melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit (RS) Prof Kandou Manado, pada waktu itu satu-satunya RS yang ditunjuk menjadi rujukan ketika ada pandemi Covid-19 ini di Sulut," kata Takumansang.

Takumansang katakan, sesudah berkoordinasi dengan pihak RS Prof Kandou Manado, Wali Kota bersama jajaran langsung melakukan koordinasi dengan bandara Sam Ratulangi masih di awal Januari, waktu itu sudah melakukan antisipasi.

Menurutnya, itu karena pertimbangan Wali Kota, bahwa Manado adalah beberapa kota di Indonesia, di Sulut sendiri satu-satunya yang menjadi tujuan wisata dari Wuhan ke Manado dengan penerbangan langsung.

Wenny Lumentut Dukung Langkah Pembukaan Mal, Wajib Terapkan Protokol Covid-19

Ia menjelaskan, sejak awal Januari Wali Kota sudah bergerak, berkoordinasi dengan RS Prof Kandou Manado, Angkasa Pura dan KKP Manado tentang kesiapan jika ada tamu asing, khususnya dari Wuhan ke Manado, seperti apa langkah-langkah penanganannya agar bisa dipastikan semua yang masuk Manado waktu itu tidak terpapar Covid-19.

"Dari langkah itu, Wali Kota mengumpulkan semua stekholder pariwisata di Manado  masih juga di bulan Januari mengundang pihak travel, restoran dan hotel terkait penanganan Covid-19 ini," tambah Takumansang.

Jadi Takumansang sampaikan, sejak awal Pemkot Manado sudah memfasilitasi sehubungan dengan pencegahan dan penanganan Covid-19 masih pada awal Januari.

Presiden Jokowi Beri Peringatan Soal Covid 19: Jangan Merasa Normal-normal Saja, Berbahaya Sekali

Ketika sampai pada puncaknya kasus pertama di pada 14 Maret, Takumansang katakan, Wali Kota langsung melakukan langkah yang pertama yaitu meliburkan sekolah selama 14 hari. Siangnya Wali Kota langsung membentuk satgas penanganan Covid-19 ini, tapi sekarang sudah diganti gugus tugas.

Setelah itu semenjak semakin bertambahnya kasus di Kota Manado, Wali Kota berupaya merekayasa pasar dan membuat pos penjagaan masuk kota Manado.

"Masyarakat bisa melihat bagaimana upaya Pemkot Manado, tinggal bagaimana kita bekerja bersama gotong royong untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini," tutupnya.(fis)

TAK Banyak yang Tahu, Ternyata Ini Penyebabnya Cicak Takut Bawang Putih

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved