Breaking News:

Catut Nama Sekda Mitra, Ada Oknum Minta Uang Rp 150 Juta

Pasalnya ada oknum yang mengatasnamakan dirinya, meminta uang tunai sebesar Rp 150 juta.

gio/tribun manado
Sekda Mitra David Lalandos AP MM "Saya Penjarakan Oknum Seperti Itu" 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Di tengah masa Pandemi Covid-19, ada saja oknum tak bertanggungjawab yang mencoba mengelabui sejumlah pihak dengan meminta uang tunai yang mengatasnamai orang lain.

Seperti halnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) David Lalandos. Pasalnya ada oknum yang mengatasnamai, meminta uang tunai sebesar Rp 150 juta.

Dari laporan beberapa pihak kepada Lalandos saat dikonfirmasi hari ini Kamis (25/6/2020), pihak retail telah mengiyakan dan langsung mempersiapkan uang tersebut.

"Dari informasi yang masuk kesaya, dari bagian Humas retail Alfamart wilayah Kabupaten Mitra Vidi Ngantung, memang benar ada yang mengatasnamai saya untuk meminta uang," beber Lalandos.

Diketahui, dalam dua pekan ini, sudah dua kali masuk laporan yang mengatasnamakan dirinya oleh oknum seperti itu.

"Baru selesai laporan yang satu, sudah masuk lagi laporan Alfamart ini. Sebelumnya dari pihak Bank Sulut. Kalau masalah ini, oknum tersebut meminta yang mengatasnamai saya untuk mencetak rekening koran selang beberapa bulan terkahir," terang Sekda Mitra.

Namun tak cepat dikelabui, pihak bank merasa alasan yang disampaikan menurut informasi lewat pesan suara, memperlihatkan gaya bicara dan bahasa yang dipakai bukan aksen bahasa daerah Sulawesi Utara (Sulut).

"Dari pihak bank, waktu itu langsung menginformasikan ke saya. Waktu itu juga, saya langsung meminta hasil percakapan mereka beserta nomor oknum tersebut. Saya meminta pihak kepolisian untuk melacak nomor tersebut," pungkas Lalandos

Dari hasil pelacakan oleh pihak Kepolisian yang langsung diinformasikan kepada Sekda Mitra yang bersangkutan, bahwa oknum tersebut berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan memang modus seperti itu, sementara dikembangkan pihak kepolisian disejumlah wilayah.

Dari dua kasus tersebut, Lalandos meminta bila nanti ada lagi laporan seperti itu, diharapakan agar bisa menyimpan nomor kontak oknum tak bertanggungjawab itu, agar bisa dilakukan pelacakan, karena sudah membuat keresahan dan pencemaran nama baik.

"Bila saya dapat orang itu, akan saya penjarakan. Karena sudah merusak nama baik yang mengatasnamakan saya dihal-hal yang tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Diharapakan hal seperti ini, bisa menjadi perhatian bersama sehingga tidak terjadi pada orang lain," kunci Lalandos.

Penulis: Giolano Setiay
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved