Update Virus Corona Sulut

Penanganan Covid-19 di Daerah Harus Maksimal, Kandouw: Jangan Selalu Bergantung Pada Pemprov

Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, meminta kepada seluruh pemerintah daerah yang ada di 15 kabupaten/kota se-Sulut

Penulis: Erlina Langi | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, meminta kepada seluruh pemerintah daerah yang ada di 15 kabupaten/kota se-Sulut, untuk dapat melakukan penanganan Covid-19, secara maksimal.

Ia meminta agar seluruh kabupaten/kota yang ada di Bumi Nyiur Melambai, harus lebih fokus dan intens lagi dalam melakukan percepatan serta penanganan Covid-19. "Sebab pemerintah di 15 daerah juga kan telah melakukan refocusing anggaran sesuai instruksi pusat, sehingga diminta harus ada hasil maksimal," tegasnya

"Jangan selalu cuci tangan melimpahkan ke pemerintah provinsi untuk program penanggulangan dan penanganan Covid-19, karena semua kan ada anggaran di kabupaten/kota dan ini diperintahkan Mendagri untuk refocusing anggaran, jangan cuma berwacana tapi realisasi tidak ada," jelas dia

Kandouw pun mewarning kabupaten/kota, untuk dapat bergerak, jangan cuma wacana dan jangan alokasinya cuma asal-asal. Harus lebih proposional antara yang bansos dan Jaring Pengaman Sosial (JPS) serta biaya kesehatan.

Pemprov Dorong Produktivitas Kelapa di Sulut

Ia juga menegaskan kepada pemerintah kabupaten/kota untuk lebih tanggap lagi dalam penanganan Covid-19 di daerah masing-masing. "Agar lebih memperhatikan kebutuhan APD, masker, obat-obatan, disinfektan, rumah singgah dan insentif tenaga kesehatan dan tenaga keamanan. Jangan hanya melimpahkan ini kepada Pemprov. Dan sejauh ini, saya lihat, masih ada daerah yang ketergantungan pada Pemprov. Semua diserahkan kepada Pemprov untuk lakukan. Lantas buat apa ada anggaran yang disediakan. 15 daerah harus maksimal," tuturnya.

Sementara Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulut, Jemmy Kumendong mengatakan, bahwa 15 daerah memang harus maksimal dalam penanganan Covid-19.

"Semua punya anggaran dalam penanganan Covid-19. Otomatis 15 kabupaten/kota harus maksimal tentunya. Karena seperti rumah singgah, semua itu seakan Pemprov Sulut yang kerja sendiri. Intinya, perlu ada partisipasi aktif dari 15 kabupaten/kota terhadap penanganan Covid-19. Jangan semua dibebankan ke Pemprov Sulut," katanya.

Ini Penjelasan Komisi I DPRD Minut Terkait Pungutan Administrasi di Watutumou III

Kumendong juga mengatakan, Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut, selalu mengatakan akan membantu 15 daerah jika dibutuhkan.

Kumendong juga mengingatkan, agar 15 daerah lebih proaktif dalam membuat kebijakan serta mengetahui betul kondisi dan status daerah tersebut.

"Saya perlu garis bawahi, 15 daerah jangan gegabah dalam membuat kebijakan. Harus tau betul, dengan kajian-kajian mendalam. Kalau provinsi bisa mengkaji dengan skala provinsi. Maka kabupaten/kota juga seharusnya sama. Karena semua daerah memiliki anggaran penanganan Covid-19," tandasnya. (drp)

Ada Keluhan Kelangkaan LPG 3 Kg, Disperindagkop Bolsel Sidak Pangkalan

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved