Breaking News:

Info Penerbangan

Lion Air Group Kembali Buka Penerbangan, Berikut Aturan Baru yang Harus Dipatuhi Penumpang

Lion Air Group kembali terbang dengan menerapkan sistem jarak aman selama penerbangan.

istimewa
Lion Air Group menerapkan protokol pencegahan Covid-19 di semua armada yang ada. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Maskapai penerbangan lion air group kembali dibuka Kamis (18/6/2020).

Setelah menghentikan seluruh operasional penerbangannya, Lion Air Group kembali terbang dengan menerapkan sistem jarak aman selama penerbangan.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pengaturan jarak aman, lanjut Danang, dilaksanakan melalui penyesuaian jumlah kursi berdasarkan tipe pesawat udara yang dioperasikan.

2. Untuk tipe pesawat ATR 72-500 dan ATR 72-600 yang memiliki tata letak kursi 2-2.

Danang menyatakan, sesuai protokol kesehatan, konfigurasi tempat duduk dan pengaturan kursi penumpang akan diatur dengan rincian:

1. Baris kursi bagian depan adalah penumpang grup dan penumpang yang memiliki uji kesehatan PCR atau Swab Covid-19 dengan hasil negatif.

2. Baris kursi berikutnya akan disesuaikan, dengan demikian penumpang akan duduk di dekat jendela dan lorong.

3. Tetap mematuhi protokol kesehatan dan menyediakan kursi baris paling belakang yang diperuntukan sebagai area karantina bagi penumpang yang membutuhkan penanganan khusus termasuk terindikasi bergejala Covid-19.

Untuk layanan pelaporan (check-in), awak kabin dan petugas layanan darat juga akan membantu teknis pengaturan jarak, ketika berada di kabin pesawat," lanjutnya.

Danang menyebutkan, atas alasan keselamatan dan keseimbangan pesawat udara saat lepas landas dan mendarat, penumpang dapat dipindahkan sesuai instruksi petugas darat atau awak kabin.

Danang mengatakan, kursi di baris pintu dan jendela darurat harus terisi sesuai ketentuan tersebut, dengan kriteria dewasa.

Diutamakan untuk penumpang yang tidak bepergian bersama keluarga, memenuhi ketentuan fisik, orang berprofesi militer atau polisi, awak pesawat yang tidak bertugas dan memahami instruksi dari awak kabin dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Untuk penumpang yang membutuhkan penanganan khusus tetap harus mengikuti arahan dan instruksi awak kabin. Barang bawaan penumpang harus diletakkan ditempat penyimpanan bagasi, di atas atau di bagian bawah depan kursi penumpang.

Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved