Update Virus Corona Sulut

Jenazah Dijemput Paksa Keluarga di Manado yang Viral karena Sogokan, Ternyata Positif Covid-19

peristiwa ini viral di media sosial karena keluarga mengamuk dan mengambil paksa jenazah pasien tersebut.

ISTIMEWA
Keluarga pasien dalam pengawasan (PDP) di RS Pancaran Kasih, Manado mengamuk dan menjemput paksa jenazah pada Senin (1/6/2020) sore. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jenazah yang dijemput paksa keluarga dari Rumah Sakit Pancaran Kasih, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Senin (01/06/2020) ternyata positif virus corona.

Diketahui, peristiwa ini viral di media sosial karena keluarga mengamuk dan mengambil paksa jenazah pasien tersebut.

Bahkan keluarga menyebut pihak rumah sakit menyogok Rp 15 juta agar pasien tersebut diizinkan dimakamkan sesuai protap pemakaman jenazah covid-19.

Beredar video massa mengamuk, dan membongkar paksa pintu kamar jenazah, kemudian membawa jenazah PDP tersebut, ke kediamannya di Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado.

 Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel mengumumkan Sulut ketambahan 79 orang positif Covid-19 sehingga total menjadi 470 kasus, Sabtu (6/6/2020).

Di antaranya, kasus 469 yang berjenis kelamin laki laki 52 tahun asal Manado PDP di RS Pancaran Kasih Manado yang meninggal dunia pada 1 Juni 2020 adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sempat viral itu.

Steaven Dandel Ketika dikonfirmasi via WhatsApp mengakui kasus 469 adalah PDP tersebut.

"Iya. Yang bersangkutan diketahui meninggal karena adanya penyakit penyerta" kata Dandel saat ditanya apa benar pasien PDP di Rumah Sakit Pancaran Kasih Positif.

Setelah juga ditanya mengenai tindakan satgas pemprov Sulut maupun Manado Dandel Menegaskan.

"Bersama sama dengan Gugus Tugas Manado, akan dilakukan tracing dan pemeriksaan kepada semua kontak," tegasnya.

Halaman
1234
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved