News

Isu Reshuffle Mencuat di Tengah Pandemi Corona, Presiden Diminta Cari Line Up Kabinet yang Kompeten

Melihat besarnya masalah yang ditimbulkan wabah Covid-19 ini, penyegaran kabinet perlu direkomendasikan kepada presiden guna menghadapi tantangan baru

(www.setneg.go.id) (https://www.setneg.go.id/)
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Hingga hari ini, Indonesia masih bergulat dengan pandemi virus corona atau Covid-19.

Pemerintah didorong untuk lebih lagi memprioritaskan keselamatan masyarakat banyak.

Namun, Isu reshuffle kabinet mencuat dan terus bergulir di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 ini.

Awalnya, usul reshuffle ini dicetuskan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

DKI Jakarta Perpanjang PSBB, Anies Minta Warga Berdiam di Rumah, Keluar Masuk Wilayah Ada Pengaturan

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera pun angkat bicara.

Mardani Ali Sera menilai reshuffle adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo ( Jokowi).

"Reshuffle itu hak prerogatif presiden," ujar Mardani, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (4/6/2020).

Menurutnya, reshuffle kabinet wajar saja dilakukan.

Terlebih apabila memang ada menteri yang dinilai memiliki kinerja buruk selama ini.

"Wajar dilakukan, khususnya pada menteri berkinerja buruk," kata dia.

Halaman
123
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved