Facebook Hingga Tencent Tanam Investasi di Gojek

Gojek mengumumkan perusahaan teknologi dunia Facebook, PayPal, Google, dan Tencent resmi menjadi investor

kompas.com
Uang dolar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA  - Gojek mengumumkan perusahaan teknologi dunia Facebook, PayPal, Google, dan Tencent resmi menjadi investor di dalam penggalangan dana perseroan putaran terkini. Penggalangan dana ini Google dan Tencent kembali menambah investasi setelah kedua perusahaan itu menanamkan investasi pada penggalangan dana putaran sebelumnya.

Kota di AS  Tetapkan Darurat Sipil: WNI Terpantau Aman dari Unjuk Rasa 

Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo memaparkan bergabungnya Facebook dan PayPal sebagai investor, menyusul Google dan Tencent ini mendukung Gojek dalam misi mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara, dengan fokus pada layanan pembayaran dan keuangan. "Perusahaan teknologi paling inovatif di dunia melihat dampak positif Gojek terhadap Indonesia dan Asia Tenggara," kata Andre dalam keterangan, Rabu (3/6).

"Kerjasama ini dapat mencapai sesuatu yang betul-betul unik seiring dengan upaya mendukung lebih banyak digitalisasi di dunia usaha dan memastikan jutaan pelanggan mendapat manfaat dari ekonomi digital," tambahnya.

Gojek adalah perusahaan Indonesia pertama yang menerima investasi dari Facebook, seiring dengan keinginan Facebook menciptakan peluang bagi dunia bisnis di Indonesia, termasuk melalui layanan instant messaging Whatsapp. Sementara Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi menambahkan bahwa Gojek selalu mendukung pertumbuhan UMKM.

Kondisi Covid-19 membuat sejumlah perusahaan teknologi terbaik di dunia melirik Gojek sebagai mitra. "Kami percaya  bisa tetap memberikan produk dan layanan berkelas dunia yang unik bagi seluruh pihak di ekosistem Gojek," tambah Kevin.

Chief Operating Officer Whatsapp, Matt Idema mengatakan Gojek, WhatsApp, dan Facebook adalah layanan yang penting di Indonesia.  "Melalui kerja sama, kita bisa membantu jutaan UMKM dan pelanggannya untuk bergabung di komunitas ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara," ujarnya.

Gojek adalah perusahaan Indonesia pertama yang menerima investasi dari Facebook, seiring dengan keinginan Facebook menciptakan peluang bagi dunia bisnis di Indonesia, termasuk melalui layanan instant messaging yang sudah digunakan secara luas yakni Whatsapp. Chief Operating Officer Whatsapp, Matt Idema mengatakan bahwa Gojek, WhatsApp dan Facebook adalah layanan yang penting di Indonesia.

Kompetisi Liga Indonesia Dilanjutkan Oktober: Tak Ada Degradasi, hanya Promosi 2 Klub

"Melalui kerja sama, kita bisa membantu jutaan UMKM dan pelanggannya untuk bergabung di komunitas ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara," ujar Idema.

Sementara itu terkait investasi yang dilakukan PayPal, kedua pihak yakni Gojek dan PayPal menyepakati bahwa layanan pembayaran PayPal akan diintegrasikan ke Gojek. Kedua perusahaan ini akan berkolaborasi dan membuka akses bagi para pengguna GoPay ke jaringan PayPal yang terdiri dari 25 juta merchant di seluruh dunia.

Head of Corporate Development and Ventures for APAC PayPal, Farhad Maleki menyebut bahwa Asia Tenggara sedang berada di titik yang sangat krusial dalam proses adopsi digital yang dapat menciptakan kesempatan baru untuk memberikan layanan finansial kepada konsumen. "Kami sangat bersemangat dalam memasuki sebuah hubungan strategis dengan Gojek untuk memperluas akses dan memberikan pengalaman baru bagi para pengguna kami di pasar yang sangat dinamis ini dan di seluruh dunia," terang Maleki.

Adapun perusahaan teknologi global lain yang sudah terlebih dahulu menjadi investor Gojek adalah Google dan Tencent. Dua perusahaan ini telah berkolaborasi di beberapa projek terkait Gojek sejak pertama kali berinvestasi di Gojek pada 2018.

VP Payments and Next Billion Users Google, Caesar Sengupta mengatakan bahwa inovasi dan teknologi Gojek telah memberikan dampak yang luar biasa dan mempermudah hidup sehari-hari masyarakat di seluruh Indonesia dan turut serta dalam mendukung digitalisasi UMKM. "Kami sangat senang dapat melanjutkan kerja sama ini dan berkontribusi untuk keberlanjutan perjalanan Gojek. Kesuksesan Gojek adalah bukti dari potensi dan kekuatan ekonomi berbasis internet di Asia Tenggara dan inovasi dari ekosistem startup," jelas Sengupta.

Presiden dan Kemeninfo Divonis Bersalah: Menkominfo Akan Gunakan Hak Hukum

Vice President Tencent Holdings dan Managing Partners Tencent Investment, Jeffrey Li mengatakan bahwa pihaknya bangga kembali memperkuat kolaborasi dengan Gojek melalui peningkatan jumlah investasi dan kami berharap dapat melanjutkan kerja sama di masa yang akan datang. "Gojek selama ini aktif mendukung UMKM untuk dapat menjangkau digitalisasi layanan finansial," ujar Li. (Tribun Network/lta/nas/wly)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved