Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Bolsel

Dinas Pendidikan Bolsel Siap Perpanjang Program Belajar dari Rumah

Dinas Pendidikan Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) menegaskan siap memperpanjang kebijakan belajar dari rumah

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Rante Hattani 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Dinas Pendidikan Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) menegaskan siap memperpanjang kebijakan belajar dari rumah.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bolsel, Rante Hattani ketika dihubungi Tribun Manado, Rabu (3/6/2020).

Menurut Rante, masa Belajar dari Rumah tahap kedua sudah berakhir.

"Jika belum ada edaran dari Kemdikbud untuk masuk kembali belajar di Sekolah, maka Belajar dari Rumah akan kami usulkan ke pimpinan daerah untuk diperpanjang dengan surat edaran Bupati," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini evalusi proses belajar mengajar dilaksanakan langsung oleh pengawas dan Kepala Sekolah, baik itu secara daring dang luring.

Jumlah Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 Terus Bertambah, Hari Ini Ada Lima Orang

Teknisnya semua sudah disampaikan ke sekolah-sekolah, baik dalam peraturan Sesjen maupun ditindaklanjuti dengan surat dari Disdik.

Dalam kontennya tidak lagi menitikberatkan pada ketuntasan Kurikulum, tapi pada life skill siswa tentang adaptasi dan survive pada kondisi atau situasi saat ini.

"Jadi siswa diajarkan diberikan wawasan dan pengetahuan tentang Wabah Virus Corona," ucapnya.

Terkait dengan ketersediaan Guru, pihak Disdik memaksimalkan Guru yang tinggal dan berdomisi di Bolsel saat ini, untuk totalitas pada proses belajar mengajar dari Rumah.

"Alhamdulillah Belajar dari Rumah Bolsel terus terlapor di Kemdikbud secara Daring maupun Luring," tegasnya.

Kajati Sulut Sidak Kejaksaan Negeri Manado

Orangtua Mengeluh

Proses belajar dari rumah di Kabupaten Bolsel juga mendapat keluhan dari para orangtua siswa.

Salah satunya dari warga di Desa Molibagu, yakni Mariana.

Menurut Mariana, selama proses belajar dari rumah tak ada guru yang mampir ke rumahnya untuk melakukan pemantauan.

"Tak pernah sama sekali ada guru datang, jadi anak-anak seperti tak terkontrol," ujarnya.

Ia mengaku memang tak bisa berbuat banyak.

Apalagi ditengah Pandemi Virus Corona seperti ini.

"Kami hanya bisa pasrah, dan berharap dinas pendidikan mau melakukan kontrol," tandasnya. (Nie)

RINCIAN 23 Kasus Positif Covid-19, Total 377 Kasus, 20 Warga Manado, 3 Lainnya dari Daerah Ini

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved