NEWS

Ajukan Praperadilan, Ruslan Minta Perkara Dihentikan & Rehabilitasi Nama Baik: Mohon Dikabulkan

Tim penasihat hukum mengajukan permohonan praperadilan terkait penetapan tersangka Ruslan Buton

Kolase Tribun Timur/Youtube dan Kompas
Profil dan Biodata Ruslan Buton (kiri), mantan Anggota TNI AD yang Minta Jokowi Mundur 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terbaru Ruslan Buton, mantan anggota TNI yang dipenjara atas kini dipenjara.

Tim penasihat hukum mengajukan permohonan praperadilan terkait penetapan tersangka Ruslan Buton.

Upaya permohonan praperadilan sudah diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2020).

Praperadilan itu melawan Presiden Republik Indonesia c/q Kepala Kepolisian RI c/q Kepala Bareskrim c/q Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri, selaku termohon.

Tonin Tachta Singaimbun, kuasa hukum Ruslan Buton mengatakan, permohonan praperadilan dapat diajukan ke pengadilan sebagai akibat termohon telah menetapkan status tersangka terhadap pemohon, yaitu Ruslan Buton.

"Praperadilan digunakan untuk melakukan perlawanan kepada termohon yang dinilai salah menerapkan hukum dan melanggar Hukum Acara Pidana."

"Sehingga dapat dimohonkan guna memberikan kewenangan kepada Yang Mulia Hakim Tunggal memeriksa tidak sahnya penetapan tersangka," kata Tonin, Selasa (2/6/2020).

Pelapor Aulia Fahmi membuat Laporan Polisi nomor LP/B/0271/V/2020/Bareskrim tanggal 22 Mei 2020 dengan terlapor Ruslan Buton.

Aulia melaporkan Ruslan Buton atas dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong (Hoaks) sesuai UU 1/1946 tentang KUHP Pasal 14 Ayat (1) dan (2) dan/atau Pasal 15.

Kemudian, Penyebaran Berita Bohong (hoaks) melalui Media Elektronik sesuai UU 19/2016 tentang Perubahan Atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 28 Ayat (2).

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved