Breaking News:

Kematian Anak Karena Covid-19 Cukup Tinggi, Dokter Anak Tak Setuju Sekolah Buka Saat New Normal

Solusi sementara yang dianjurkan oleh IDAI adalah kembali melanjutkan kegiatan belajar mengajar melalui media daring atau online

Editor: Finneke Wolajan
youtube official inews
Dokter Spesialis Anak Yeni Rachmania di acara iNews Siang, Senin (1/6/2020). Dokter Yeni mengatakan bahwa Ikatan Dokter Anak Indonesia menganjurkan agar sekolah dibuka kembali pada Desember 2020 mendatang 

Anak Pasti Bermain, Berinteraksi

Jumadi mengatakan standar prosedur operasi pelaksanaan pendidikan di new normal akan dibuat dengan hati-hati.

"Khusus untuk pendidikan kita bikin SOP khusus agar kita lebih hati-hati," kata dia.

"Anak-anak ini masa depan bangsa, untuk itu kita enggak mau gambling (bertaruh/ambil risiko -red)."

"Pemerintah Kota Tegal akan mencoba membikin SOP yang sangat-sangat detil," sambungnya.

Terkait solusi pasti di sektor pendidikan, Jumadi mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan para tenaga pendidik dan nantinya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

"Ini harus dijadikan solusi yang komprehensif," tegas Jumadi.

Apabila kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan secara daring, ia meminta kejelasan panduan kegiatan belajar secara daring.

"Kalau kita mau online, online-nya yang seperti apa," ucapnya.

Ia mengatakan apabila ada penanganan khusus maka akan lebih mudah diterapkan ke golongan remaja yang telah duduk di bangku SMA dibandingkan anak-anak kecil.

"Menurut saya mungkin yang paling tepat adalah, oke yang masih SMA mungkin masih bisa di-treatment (ditangani -red) ulang," ujar Jumadi.

"Tapi anak-anak kecil saya kira ini harus diperhatikan, TK, SD, SMP itu pasti dia akan bermain, berinteraksi, ini harus lebih hati-hati."

"Kalau tidak, bisa berbahaya," tandasnya.

Berdasarkan laporan wartawan Kompas di Tegal, ditemukan banyak warga yang tidak mengindahkan protokol kesehatan pada hari pertama berjalannya new normal.

Pada Sabtu (30/5/2020) malam nampak masyarakat mengerumuni Alun-alun Kota Tegal.

Beberapa di antara mereka nampak tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak satu sama lain.

Simak videonya mulai menit ke-3.30:

(TribunWow.com/Anung)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Tak Setuju Sekolah Buka saat New Normal, Dokter Anak: 14 Anak Meninggal dari Sekitar 500 Jiwa

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved