News

Idul Fitri 1441 Hijriah, Konsumsi LPG Melon di Sulut Meningkat 3,39 Persen

Secara umum, konsumsi LPG semua jenis di Sulut naik 0,98 persen dari 248,32 MT menjadi 250,75 MT per hari.

Istimewa
Konsumsi LPG non subsidi dan LPG khusus Industri/usaha selama libur Idul Fitri 1441 Hijrian turun signifikan, masing-masing 19 persen dan 57 persen. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Konsumsi Liquid Petroleum Gas (LPG) Public Service Obligation (PSO) atau LPG Subsidi tabung 3 Kg di Sulut di masa libur Idul Fitri 1441 Hijriah meningkat signifikan

Berdasar data Tim Satuan Tugas Ramadan, Idul Fitri dan Covid-19 (Rafico) Pertamina Marketing Operation (MOR) VII Sulawesi, selama libur Lebaran yang baru lewat, konsumsi 'LPG melon' meningkat 3,39 persen dibanding rata-rata penggunaan normal sehari-hari.

"Konsumsi LPG 3 kg naik dari rata-rata 228,24 Metrik Ton (MT) per hari, menjadi 237,20 MT per hari," kata Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan, Selasa (02/06/2020).

Katanya, kondisi ini disebabkan pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat di rumah. "Bertepatan momen Ramadan dan Idul Fitri, aktivitas memasak tentu meningkat," ujarnya.

Secara umum, konsumsi LPG semua jenis di Sulut naik 0,98 persen dari 248,32 MT menjadi 250,75 MT per hari.

Sebaliknya, konsumsi LPG Non PSO atau non subsidi untuk rumah tangga, yakni LPG Bright Gas 5 Kg dan 12 Kg malah turun 19,18 persen dari 13,07 MT per hari menjadi 10,56 MT per hari.

Penurunan angka konsumsi terbesar terjadi pada LPG Non PSO khusus non rumah tangga (industri dll). Tercatat, kkonsumsi LPG non PSO non rumah tangga turun 57,20 persen dari konsumsinya juga turun 6,98 MT per hari menjadi 2,99 MT per hari.

"Khusus LPG non subsidi untuk industri dan usaha, sangat terdampak akibat pandemi. Tutupnya pusat perbelanjaan, rumah makan, pusat keramaian berimbas pada turunnya permintaan LPG jenis ini," kata Hatim.(ndo)

BERITA TERPOPULER :

 Masih Ingat Awan? Petugas PPSU yang Nikah dengan Bule Cantik Asal Turki, Kini dapat Tawaran Syuting

 Berikut Tahapan dan Biaya Untuk Tes Swab Secara Mandiri, Pertama Pasien Diminta Duduk di Tempat Ini

 Peti Mati yang Hanyut di Sungai Ternyata Kosong, Warga Sempat Ketakutan hingga Hubungi Petugas

TONTON JUGA :

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved