Sulut Maju
Gubernur Olly Perjuangkan Cengkih Sulut, Lobi Menko Perekonomian Cabut 'Double' PPN
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Komoditas cengkih dan kopra masih dilingkupi masalah harga rendah.
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey berupaya melobi pemerintah pusat agar harga bisa membaik.
Apalagi dalam waktu dekat Provinsi Sulut akan panen raya cengkih.
Kendala ini diangkat Gubernur Olly ketika rapat bersama jajaran Menteri Kabinet Joko Widodo - Ma'aruf Amin lewat video conference, Senin (1/6/2020).
Gubernur Olly menyampaikan kepada Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto agar regulasi pajak hasil pertanian dicabut.
"Kita bulan depan ada panen raya cengkeh sehingga hal ini menjadi dilema," ujar Mantan Anggota DPR RI ini.
Gubernur Olly menyampaikan, dulu hasil pertanian seperti cengkih dan kopra tidak dikenai PPN bagi hasil pertanian.
"Dulu saya masih pimpinan komisi XI tidak ada PPN bagi hasil pertanian, tapi sekarang hasil pertanian dikenai PPN 10 persen," ujar Gubernur.
Pengenaan PPN ini membuat kopra dan cengkeh itu yang notabene 80 persen produk Sulut harganya menjadi turun
"Jadi kami mohon di situasi kondisi ini regulasi ini kalau bisa dicabut kembali," kata Olly.
Lanjut Gubernur, kelapa dan cengkeh masih tergolong low material belum barang, namun yang terjadi terjadi komoditas ini kena double PPN.
"Semoga harapan kami bisa menjadi kenyataan untuk saya sampaikan kepada masyarakat petani," ujar Olly. (ryo)
BERITA TERPOPULER :
• Masih Ingat Awan? Petugas PPSU yang Nikah dengan Bule Cantik Asal Turki, Kini dapat Tawaran Syuting
• Berikut Tahapan dan Biaya Untuk Tes Swab Secara Mandiri, Pertama Pasien Diminta Duduk di Tempat Ini
• Peti Mati yang Hanyut di Sungai Ternyata Kosong, Warga Sempat Ketakutan hingga Hubungi Petugas
TONTON JUGA :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gubernur-sulut-olly-dondokambey-91.jpg)