Update Virus Corona Manado
Wali Kota Manado: Percuma Semua Program Dilakukan Kalau Tidak Disiplin
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut memantau langsung pos kontrol kesehatan di pintu masuk Winangun, Senin (1/6/2020)
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut memantau langsung pos kontrol kesehatan di pintu masuk Winangun, Senin (1/6/2020).
Vicky Lumentut datang bersama istri tercinta Julyeta Paulina Amelia Runtuwene yang juga adalah Rektor Unima bersama, Kristo Ivan Ferno Lumentut yang juga sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Saat di lokasi Wali Kota langsung disambut jubir satgas Covid-19 kota Manado Sanil Marentek dan sementara mencoba thermogun Wali Kota dan jubir saling bergantian memeeiksakan suhu badan.
Setelah itu wali Kota secara langsung memeriksa suhu badan pengendara yang masuk Kota Manado.
• Update Covid-19 Minahasa: Pasien Sembuh Covid-19 di Minahasa Menjadi Lima Orang
Selanjutnya Wali Kota mengatakan, hari ini masih dalam tahap pengenalan, tahap sosialisasi di setiap pintu masuk di kota Manado ada pos Kontrol Kesehatan.
"Tiga hal yang akan diperiksa dan kalau suhu badannya 38 ke atas, akan dicek KTP-nya kalau warga Manado akan dibawa ke puskesmas tapi kalau dia KTP luar Manado akan disuruh balik," kata Wali Kota.
Lanjutnya, karena ini masih masa sosialisasi kalau dia tidak pakai masker masih ada dispensasi masih bisa tapi setelah akan diberlakukan tidak pakai masker tidak dizinkan masuk kota Manado.
• Warga Padati Pantai Lolak, Ini Tes Bagi New Normal
Hal yang ketiga sebut Wali Kota, setiap kendaraan roda empat yang masuk kota Manado akan diatur jaga jarak orang yang di dalamnya.
"Karena sekarang masih masa sosialisasi, sambil kita akan melihat nantinya saat akan diberlakukan antrean tidak terlalu panjang itulah salah satu yang ingin kita buat jika akan diberlakukan," tambahnya.
"Selama satu minggu ini kita akan evaluasi, dan selalu saya katakan kepada publik dan media, percuma semua program kita sudah lakukan kalau masyarakat kita sendiri tidak disiplin. Untuk itu, karena itu tergantung disiplin rakyat sendiri," tegas Vicky kepada media.
Wali kota juga dengan tegas menyebut, untuk memutus mata rantai Covid-19, di kota Manado ada 150 ribu lebih kepala keluarga, tidak mungkin dirinya harus menjaga semua satu per satu.(fis)
• Pilkada 2020, Ferry Daud Liando: Peluang Petahana Tergantung Siapa Lawan Politiknya