Tetty Paruntu: Hari Lahir Pancasila Jadi Motivasi Bangsa Indonesia Keluar dari Pandemik Covid-19
Pancasila juga adalah modal utama dan nilaibdasar bagi umat beragama di Indonesia terus bersatu dan menjunjung nilai-nilai toleransi
Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pada peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020, jajaran Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) tak menggelar upacara lantaran masih dalam situasi pandemik covid-19.
Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu mengatakan walaupun tak ada upacara seperti tahun-tahun sebelumnya untuk memaknai Hari Lahir Pancasila, namun Pancasila akan terus hidup di dalam hati sanubari segenap rakyat Indonesia.
"Pancasila bukan saja sebagai lambang negara tapi menjadi falsafah hidup perjalanan bangsa dan negara Indonesia," ujar bupati perempuan yang sudah dua periode memimpin Kabupaten Minsel.
Pancasila yang lahir 75 tahun silam akan menjadi motivasi bagi pemerintah dan rakyat Indonesia untuk keluar dari pandemik covid-19.
"Semunya harus bersatu dan berjuang supaya wabah ini akan segera berakhir," ucap Tetty sapaannya.
Pancasila juga adalah modal utama dan nilaibdasar bagi umat beragama di Indonesia terus bersatu dan menjunjung nilai-nilai toleransi.
"Bangsa yang kuat adalah bangsa yang bersatu dalam berbagai perbedaan," tambah dia.
Sebagai informasi pada 1 Juni 1945 dalam sudang pertama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Ir Soekarno menyampaikan lima sila konsep dasar negara Indonesia.
Kelima sila ini dirangkim dalam satu istilah yakni Pancasila yang kita kenal sampai saat ini.
Pidato Bung Karno dalam sidang BPUPKI ini mengenai Pancasila sebagai cikal bakal lahirnya Pancasila