Berita Heboh

Terkait George Floyd, 2 Wartawan Tertembak Peluru Karet Polisi saat Liput Kerusuhan

Waktu itu keduanya tengah meliput unjuk rasa, saat sejumlah anggota kepolisian berpindah ke wilayah yang dipenuhi sekitar 500 penunjuk rasa.

straitstimes.com
Tangkapan layar video seorang wartawan TV dan juru kameranya saat meliput kerusuhan di Amerika Serikat berlatar belakang polisi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINNEAPOLIS - Dua awak media tertembak peluru karet polisi saat meliput kerusuhan akibat kematian George Floyd.

Mereka adalah awak media Reuters TV.

Mereka tertembak di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, Minggu (31/05/2020).

Waktu itu keduanya tengah meliput unjuk rasa, saat sejumlah anggota kepolisian berpindah ke wilayah yang dipenuhi sekitar

500 penunjuk rasa di wilayah barat daya kota sesaat setelah jam malam berlaku pada pukul 20.00.

Rekaman video yang diambil juru kamera Julio-Cesar Chavez menunjukkan seorang polisi mengarahkan senjatanya ke dia

saat polisi mulai menembakkan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan massa.

Insiden itu merupakan serangan terbaru yang dialami wartawan saat meliput aksi massa di Amerika Serikat setelah George

Floyd, seorang warga kulit hitam tewas terbunuh oleh seorang anggota kepolisian, Derek Chauvin.

"Seorang polisi yang saya rekam memutar senjatanya dan mengarahkannya langsung ke saya," kata Chavez seperti dikutip

Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved