News

Soal Penembakan Mematikan Kepada Seorang Warga Palestina, Menteri Pertahanan Israel Minta Maaf

Kabarnya Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz pada hari Minggu (31/5/2020) malam, meminta maaf atas insiden penembakan.

youtube/naftali Bannett
Menteri Pertahanan Israel Minta Maaf atas Penembakan Mematikan Polisi pada Pria Palestina 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya terjadi penembakan pada seorang warga sipil palestina.

Terkait hal itu dari Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz pada hari Minggu (31/5/2020) malam, meminta maaf atas insiden penembakan.

Diketahui insiden mematikan terjadi setelah polisi Israel menembak mati seorang pria Palestina penyandang autisme yang tak bersenjata.

Masih Ingat Awan? Petugas PPSU yang Nikah dengan Bule Cantik Asal Turki, Kini dapat Tawaran Syuting

127 Anak di Surabaya Positif Covid-19 Terpapar dari Orangtua

TNI AD Gunakan Helmet Canggih Antisipasi Covid-19, Bisa Deteksi Suhu Tubuh Dari Jarak 10 Meter

Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan (Shutterstock)

Melansir dari VOA, Senin (1/6/2020), penembakan seorang pemuda bernama Iyad Halak (32) terjadi di Kota Tua Yerusalem pada hari Sabtu (30/5/2020).

Dia duduk di dekat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang tidak menyebut-nyebut insiden penembakan itu dalam pidato pembukaannya.

"Kami benar-benar minta maaf atas insiden di mana Iyad Halak ditembak mati dan kami turut belasungkawa dan bersedihan dengan keluarganya," kata Gantz.

"Saya yakin masalah ini akan diselidiki dengan cepat dan kesimpulan akan tercapai," sambungnya.

Kerabat Halak mengatakan dia menderita autisme.

Saat itu, Halak sedang menuju ke sekolah berkebutuhan khusus tempat dia belajar setiap hari.

Dalam perjalanan menuju sekolah, Halak di tembak oleh pasukan keamanan Israel.

Halaman
12
Editor: Glendi Manengal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved