Update Virus Corona Sitaro

Masuk Zona Hijau, Pemkab Sitaro Kaji Penerapan New Normal

Masuknya Kabupaten Kepulauan Sitaro, sebagai salah satu dari 102 daerah yang dikategorikan zona hijau bebas virus Covid-19, merupakan prestasi

Penulis: Erlina Langi | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Sinergitas antara pemerintah kabupaten bersama jajaran TNI/Polri yang terus mensosialisasikan protokol kesehatan bagi masyarakat dan menjaga pintu masuk di Pelabuhan Ulu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ONDONG - Masuknya Kabupaten Kepulauan Sitaro, sebagai salah satu dari 102 daerah yang dikategorikan zona hijau bebas virus Covid-19, merupakan prestasi tersendiri. Pasalnya dari 15 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulut, hanya Sitaro dan Boltim yang dikategorikan daerah bebas Covid-19.

Ini membuat Sitaro diperbolehkan pemerintah pusat untuk kembali membuka aktivitas produktif usai dibatasi akibat wabah virus corona (Covid-19).

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro, Evangelian Sasingen, mengatakan, saat ini pihaknya bersama seluruh stakeholder terkait, tengah mengkaji berbagai persiapan untuk menggelar kembali kegiatan produktif, termasuk aktivitas ekonomi.

"Namun dalam penerapannya harus diikuti oleh protokol kesehatan yang ketat, sehingga ini yang kembali saya harapkan kepada seluruh masyarakat, untuk tetap mengikuti berbagai anjuran pemerintah," jelasnya.

Aksi Tim Buser Bongkar Sabung Ayam Tepergok Mata - Mata, hanya 3 Ayam Berhasil Diamankan

"Meski begitu kajian yang sementara kita lakukan ada di sektor ekonomi, untuk pariwisata dan sekolah, masih dipertimbangkan, mengingat peminat pariwisata di Sitaro adalah wisatawan mancanegara, sehingga perlu ada koordinasi baik dengan pemerintah provinsi maupun instansi lainnya," tandas dia.

Sementara Ketua DPRD Sitaro Djohn Ponto Janis, mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan eksekutif dalam mencegah masuknya wabah Covid-19 di Bumi Karamando.

"Tentunya upaya dari tim gugus tugas yang dipimpin langsung bupati berbuah baik, dan semoga saja hal ini dapat terus dipertahankan," tutur dia.

Dua Pasien Covid-19 Sembuh dan Dipulangkan RSUD Kotamobagu

Politisi PDIP tersebut juga mengapresiasi tingkat kepatuhan masyarakat yang turut serta mengikuti berbagai anjuran pemerintah dalam mencegah masuknya Covid-19.

Janis pun berharap jika kedepan aktivitas produktif sudah akan dilakukan, maka seluruh masyarakat wajib mengikuti dan mematuhi protokoler kesehatan yang berlaku

Sebelumnya Juru bicara gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sitaro, dr Samuel Raule menjelaskan, keberhasilan mencegah Covid-19 tersebut, merupakan dampak kebijakan yang diambil Ketua Tim Gugus Tugas, yakni Bupati Evangelian Sasingen.

"Dimana sebelum Covis-19 mewabah di Sulut, bupati telah menginstruksikan seluruh jajaran, untuk memperketat bahkan membatasi akses masuk keluar di seluruh pulau yakni Siau, Tagulandang dan Biaro, sembari pemerintah menyiapkan rumah singgah bagi pelaku perjalanan maupun ODP," jelasnya.

Dua Pasien Covid-19 Sembuh dan Dipulangkan RSUD Kotamobagu

Raule mengatakan tingkat kepatuhan masyarakat, juga sangat berperan penting disini. "Sebagaimana yang diketahui, setiap warga Sitaro yang berada diluar daerah, dilarang pulang oleh keluarga mereka. Dari sini, kita dapat melihat kepatuhan masyarakat sangat tinggi dan turut ambil andil dalam pencegahan wabah Covid-19," jelasnya

"Selain itu, Pemkab juga rutin membangun koordinasi dengan seluruh jajaran, termasuk pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa, untuk memantau apakah ada orang yang sakit dan bergejala Covid-19. Jika ditemukan, maka aparat kampung dan kelurahan akan langsung membawa ke rumah sakit, serta mendata mana yang kontak erat kemudian di rapid, serta melakukan isolasi," ungkap dia

Pemkab juga terus meningkatkan penjagaan dimana setiap pelaku perjalanan itu diperiksa suhu tubuh, dan wajib melakukan isolasi, baik di rumah singgah kabupaten, atau rumah singgah di Kampung, sebab diketahui sesuai instruksi bupati nyaris 70 persen kampung menyiapkan rumah singgah bagi warganya yang baru kembali dari luar daerah.

"Pemerintah daerah juga menyiapkan sekitar empat rumah singgah yang tersebar dua di Pulau Siau, satu di Pulau Biaro dan satu di Pulau Tagulandang, sehingga tidak ada alasan bagi pelaku perjalanan untuk tidak melakukan isolasi," tegasnya

Raule mengatakan, pemeriksaan rapid tes juga dilakukan pada ODP, PDP, kontak erat resiko tinggi, pelaku perjalanan hingga tenaga medis. "Ini untuk memastikan agar seluruh warga di Sitaro benar-benar aman," ucap dia. (drp)

OD-SK Siap Tempur, Calon Nasdem masih Seleksi, Tetty Cari Koalisi

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved