Breaking News:

Hari Lahir Pancasila

Ketua DPP GMNI Bidang Pergerakan Sarinah: Pancasila Jadi Penyemangat Lawan Covid-19

Hari Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, bagi bangsa Indonesia tentu saja bukan esensi, bukan sebagai perayaan meriah belaka

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Kolase / Istimewa
Inggreyit Christyani Kumentas 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Hari Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, bagi bangsa Indonesia tentu saja bukan esensi, bukan sebagai perayaan meriah belaka.

Melainkan hari dimana sebagai bangsa Indonesia.

Demikian pandatangan seorang srikandi bernama Inggreyit Christyani Kumentas Ketua DPC Gerekan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bitung, saat diwawancara terkait Hari Pancasila.

"Kita harus senantiasa menjunjung tinggi Pancasila, bukan hanya sekedar dasar negara atau tujuan berbangsa dan bernegara, melainkan juga menjadi Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari kita juga dan dipergunakan sebagai jati diri bangsa Indonesia," kata Inggreyit yang saat di mengemban kepercayaan sebagai Ketua Bidang Pergerakan Sarinah DPP GMNI, Senin (1/6/2020).

Dilarang Masuk Markas Polrestabes Surabaya Jika Tak Menggunakan Masker, Pencegahan Virus Corona

Menurut dara kelahiran 11 September ini, tanggal 1 Juni ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai hari Pancasila yang dituangkan dalam Keppres nomor 24 tahun 2016.

Setelah ditetapkan sebagai Hari Lahirnya Pancasila, hari itupun juga ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Saat ini di tengah pandemi Covid-19 ada kecemasan dan keperihatinan, namun kondisi ini tidak membuat bangsa Indonesia pesimis dan terpuruk yang berkepanjangan.

Akan tetapi dengan tema Hari Pancasila tahun 2020 'Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju' memberi semangat baru dan rasa optimis tinggi bahwa bangsa Indonesia akan bangkit melawan pandemi Covid-19 sampai titik penghabisan.

Pasar Belang Tetap Beraktivitas Normal di Tengah Pandemi Covid-19

"Karena, Pancasila sebagai Ideologi dan Pedoman hidup dalam tatanan bernegara dan berbangsa, harus senantiasa menjadi penyemangat bangsa Indonesia dalam melawan Pandemi Covid-19 dengan mengimplementasikan nilai-nilai dan butir-butir Sila Pancasila," jelas pemilik motto hidup 'Kegagalan Hanya terjadi Bila Kita Menyerah'.

Lanjutnya, dalam Sila Kedua (2) Pancasila yaitu Kemanusian yang adil dan beradab, kita bisa belajar cintailah Indonesia beserta Pancasila sebagai dasarnya.

Berawal dari rasa cinta terhadap bangsa sendiri, dan pentingnya mengamalkan nilai-nilai pancasila dengan memberikan kepada bangsa Indonesia dimasa Pandemi covid-19.

Untuk saling bergotong royong dan bekerja sama untuk saling bahu membahu membantu sesama yang terdampak Pandemi Covid-19.

Hari Lahir Pancasila, SGR Mendukung New Normal

"Pemerintah harus jeli dalam memberikan bantuan bantuan tunai dan non-tunai begitu juga masyarakat yang mampu harus membantu masyarakat yang kurang mampu," harapnya.

GMNI sendiri sebagai oraganisasi Nasional setiap tanggal 1 Juni, identik dengan menggelar aksi damai namun karena sedang dalam Pandemi Covid-19 tidak aka kegiatan.

Bersama dengan pengurus Cabang di Bitung dan DPP, bagian Ristek GMIM gelar diskusi virtual dengan Tema Ekonomi Kerakyatan Pancasila Sebagai Working Ideologi. (crz)

Tenaga Medis di Dua RS Swasta Kota Tomohon Tak Terima Insentif dari Pemerintah

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved