Berita Heboh

WNI di Minneapolis Diminta Jauhi Massa yang Mulai Anarkis, Kerusuhan Akibat Kematian George Floyd

Kondisi kerusuhan di Minneapolis dan St Paul semakin parah sehingga WNI diimbau menjauh.

AFP/KEREM YUCEL
Suasana saat Demonstran di Minneapolis membakar dan menjarah toko-toko pada Kamis malam (28/5/2020), buntut dari kasus pembunuhan George Floyd, pria kulit hitam yang tewas usai lehernya ditahan dengan lutut oleh polisi selama beberapa menit. Floyd sebelumnya ditahan karena dugaan pemakaian uang palsu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINNEAPOLIS - Terjadi kerusuhan di Minneapolis, Minnesota, negara bagian Amerika.

Diketahui, kerusuhan ini terjadi akibat tewasnya George Floyd yang diijak polisi kulit putih.

Kerusuhan ini diketahui terjadi di Minneapolis dan St. Paul selama tiga hari terakhir.

Meski kondisi kerusuhan semakin parah Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Chicago terus melakukan

berkomunikasi dengan WNI di area 'twin cities' Minneapolis dan St. Paul.

Hingga Jumat 29 Mei 2020 pagi dan KJRI Chicago memastikan kondisi WNI di sana aman.

Melalui aplikasi pesan WhatsApp dan media sosial, KJRI Chicago juga imbau WNI untuk menghindari wilayah kerusuhan

serta mematuhi anjuran pemerintah setempat.

Dilansir press release KJRI Chicago, kerusuhan massal diketahui terjadi di kedua area tersebut selama 3 hari terakhir.

Tindakan anarkis massa itu dipicu oleh protes warga terhadap tewasnya George Floyd, seorang penjaga keamanan

Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved