Kriminal

Korban Video Viral Pisang Goroho Mengaku Dipaksa dan Diintimdasi Pelaku

Sebut Gumohung, pengakuan korban yang masih berusia 13 tahun tersebut menunjukkan adanya unsur manipulasi dan intimidasi oleh terduga pelaku.

Tribun Lampung/Dody Kurniawan
Ilustrasi pelecehan seksual 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Korban video pisang goroho yang viral di medsos mengaku diintimidasi untuk menjalani adegan tersebut.

"Ia mengaku dipaksa untuk merekam adegan tersebut kemudian dikirim ke WA pelaku," kata Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Bolmong Farida Mooduto melalui Kasi Kesra Anak Rahmawati Gumohung.

Sebut Gumohung, pengakuan korban yang masih berusia 13 tahun tersebut menunjukkan adanya unsur manipulasi dan
intimidasi oleh terduga pelaku.

Hingga korban melakukan adegan seksual mandiri tersebut dalam keadaan terpaksa.

Dikatakannya, DP3A Bolmong dan Provinsi langsung menerjunkan tim untuk mengecek muasal video yang viral tersebut.

Tim bertemu korban, mendatangi Polsek dan menggelar pertemuan dengan Sangadi desa setempat.

Kadis DP3A Provinsi Mieke Pangkong berharap, aparat dapat menelusuri pelaku pemaksaan tersebut.

"Kami harap pelakunya segera ditangkap," kata dia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bolmong Farida Mooduto.

Farida meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan video tersebut.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved