Breaking News:

Kilas Balik

Kisah Mahasiswi China Jadi Mata-mata di Amerika, Diplomasi Ranjang, Direkrut FBI dan Partai Republik

Wanita bernama Katrina Leung ,bahkan menggunakan taktik diplomasi ranjang dan menjerat sejumlah agen FBI.

Editor: Aldi Ponge
haciendapublishing.com
Katrina Leung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ribuan visa mahasiswa pascasarjana China terancam dibatalkan pemerintahan Presiden Donald Trump

Langkah tersebut, pertama kali dilaporkan oleh New York Times dan dapat berdampak 3.000 hingga 5.000 siswa Tiongkok. Keputusan itu akan diumumkan pada awal minggu ini, menurut sumber tersebut. 

Amerika Serikat dan Cina berselisih mengenai keputusan China untuk menerbitkan undang-undang keamanan nasional untuk Hong Kong sehingga para aktivis demokrasi di kota itu dan negara-negara Barat khawatir akan mengikis kebebasannya dan membahayakan perannya sebagai pusat keuangan global.

Pelajar-pelajar China yang berada di Amerika Serikat yang memiliki visa dibatalkan dan akan dikeluarkan, sementara mereka yang sudah berada di luar Amerika Serikat tidak akan diizinkan untuk kembali.

Tujuan utama dari tindakan itu adalah untuk menekan mata-mata dan pencurian kekayaan intelektual di kampus universitas dan perguruan tinggi AS.

Sekitar 360.000 warga negara Tiongkok bersekolah di AS setiap tahunnya dan menghasilkan kegiatan ekonomi sekitar US$ 14 miliar.

Kisah Katrina Leung, agen mata-mata China

Jauh sebelumnya, Wanita asal China sudah terlibat jadi mata-mata di Amerika.

Wanita bernama Katrina Leung,bahkan  menggunakan taktik diplomasi ranjang dan menjerat sejumlah agen FBI.

Biro Invenstigasi Federal (FBI) AS bahkan pernah kecolongan ketika salah satu mata-mata China hampir berhasil menyusup ke Gedung Putih yang menjadi lambang kekuasaan dan kedaulatan tertinggi AS.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved