Kabar Rusia

Rusia Segera Uji Coba Senjata Nuklir Bernama Poseidon, Kekuatannya Bisa Ciptakan Tsunami

Mendapat dukungan reaktor nuklir kecil, Poseidon memiliki jangkauan 10.000 kilometer untuk mengarungi lautan dunia.

KIRILL KUDRYAVTSEV / AFP
Presiden Rusia, Vladimir Putin saat berpidato di depan parlemen Rusia soal referendum Crimea, Selasa (18/3/2014). Usai berpidato, Putin menandatangani traktat yang meresmikan Crimea menjadi bagian dari Federasi Rusia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Rusia segera melakukan uji cobakapal selam tak berawak berhulu ledak nuklir.

Uji coba itu akan dilakukan di perairan Kutub Utara.

Drone bawah air bernama Poseidon yang bertenaga nuklir akan menjalani uji coba dan meluncur dari kapal selam Belgorod, sumber industri pertahanan Rusia yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti, Selasa (26/5), seperti dilansir Moscow Times.

Rusia membuat drone berbentuk seperti torpedo raksasa untuk membawa hulu ledak nuklir seberat hingga dua megaton.

Analis senjata menyebutnya sebagai " senjata nuklir hari kiamat".

Mendapat dukungan reaktor nuklir kecil, Poseidon memiliki jangkauan 10.000 kilometer untuk mengarungi lautan dunia.

Meluncur dari Laut Barents atau perairan lain di Kutub Utara, drone bawah air tersebut bisa melintasi Atlantik Utara.

Jika diledakkan di lepas pantai timur Amerika Serikat (AS), hulu ledak nuklir yang Poseidon bawa bisa menciptakan gelombang tsunami setinggi puluhan meter di samping kerusakan yang disebabkan oleh ledakan nuklir itu sendiri.

Maret 2018, Presiden Rusia Vladimir Putin mengonfirmasi keberadaan drone bawah air raksasa.

Poseidon adalah salah satu dari enam senjata nuklir strategis baru negeri beruang merah.

Halaman
123
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved