Amerika Serikat Pasok Rudal THAAD Pengganti ke Korea Selatan, China Langsung Menantang

Sistem pertahanan rudal Terminal High Altitude Area (THAAD) Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan, China menentang.

Sputnik News
Presiden Tiongkok Xi Jinping (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sistem pertahanan rudal Terminal High Altitude Area (THAAD) Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan, China menentang.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menyatakan, Tiongkok mendesak AS untuk tidak merusak hubungan bilateral antara Beijing dan Seoul.

Pasukan AS dan Korea Selatan membawa rudal THAAD pengganti ke pangkalan di negeri ginseng semalam, kantor berita Yonhap melaporkan, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya.

Pejabat itu menggambarkan penggantian rudal THAAD sebagai operasi pasokan rutin.

Rudal itu untuk menggantikan yang lebih tua dan jumlah senjata di pangkalan tidak bertambah, menurut Yonhap.

Zhao mengatakan kepada wartawan pada Jumat (29/5), Beijing dan Seoul telah mencapai konsensus yang jelas tentang resolusi bertahap untuk rudal THAAD, dan berharap Korea mematuhi perjanjian itu.

Amerika dan China Bersitegang, Mahasiswa Pascasarjana China Bakal jadi 'Korban'

Ribuan mahasiswa pascasarjana China yang terdaftar di universitas-universitas AS, bakal segera dipulangkan Pemerintahan Trump.

Tak hanya itu, AS juga diprediksi akan menjatuhkan sanksi lain terhadap pejabat China.

Melansir AP, ini semua merupakan dampak dari ketegangan terbaru antara Washington dan Beijing yang kian memanas akibat perang perdagangan, pandemi virus corona, masalah hak asasi manusia, dan status Hong Kong.

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved