Virus Corona

Dorong Usaha Pertanian dan Perikanan, Presiden Joko Widodo Bahas Bantuan untuk Petani dan Nelayan

Kabarnya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membahas mengenai insentif bagi petani dan nelayan saat pandemi virus corona (Covid-19).

Tribunnews.com/ Mafani Fidesya Hutauruk
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membahas mengenai insentif bagi petani dan nelayan saat pandemi virus corona (Covid-19).

Dari beberapa skema kembali disampaikan untuk penyaluran insentif.

Terkait hal itu dilakukan untuk mendorong usaha pertanian dan perikanan dalam menjaga ketersediaan bahan pangan.

Sandiaga Blak-blakan soal Peluang di Pilpres Nanti, Yunarto Analisa 4 Sosok yang Akan Maju Nanti

Persiapan TNI Bersama Polri Menuju Era New Normal

Siap Tempur, Xi Jinping Perkuat Pertahanan dan Perintah Militer China untuk Buat Skenario Terburuk

Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan Jenderal Pol Idham Azis dan di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020).
Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan Jenderal Pol Idham Azis dan di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020). (Biro Pers/Setpres - Muchlis Jr)

"Rapat terbatas hari ini akan dibahas mengenai insentif bagi petani dan nelayan dalam rangka menjaga ketersediaan bahan pokok," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Kamis (28/5).

Jokowi meminta petani dan nelayan masuk dalam program jaring pengaman sosial.

Sehingga nantinya dapat mengurangi beban konsumsi rumah tangga petani dan nelayan tersebut.

Skema kedua yang juga telah disampaikan sebelumnya adalah berkaitan dengan subsidi bunga kredit.

Anggaran sebesar Rp 34 triliun disiapkan untuk program tersebut.

Penyaluran subsidi bisa dilakukan di berbagai program yang dilakukan pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan Ultra Mikro (UMi), PNM Mekaar, Pegadaian, serta perusahaan pembiayaan lain.

Selain itu subsidi bunga juga bisa dilakukan dalam program yang ada di kementerian.

Halaman
12
Editor: Glendi Manengal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved