Berita Heboh

17 Migran di Siprus Bakal Dideportasi, Diduga Terafiliasi ISIS dan Al-Qaeda, Terkendala Lockdown

17 orang diduga terlibat organisasi teroris setelah nama-nama mereka diperiksa Interpol dan Europol.

Dok.Polri
(Ilustrasi) Bendera ISIS di pagar depan Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/7/2017) tak hanya memasang bendera, ISIS Meninggalkan Pesan Ancaman. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, NICOSIA - Sebanyak 17 migran di Republik Siprus diduga terafiliasi dengan grup ekstremis

Negara Islam ( ISIS) dan Al-Qaeda.

Atau lebih tepatnya terlibat dalam tindakan-tindakan terorisme.

Ke-17 migran ini pun bakal dideportasi Siprus.

Hal ini diketahui dari pernyataan Menteri Dalam Negeri Nicos Nouris.

Menurutnya sebagaimana dilansir media Perancis AFP, di antara ratusan migran yang tak biasa dan memasuki pulau,

sebanyak 17 orang diduga terlibat dalam organisasi teroris setelah nama-nama mereka diperiksa Interpol dan Europol.

Nouris mengatakan, para migran pria kini tengah ditahan di sebuah fasilitas penahanan Menovia dekat pesisir selatan

kota Larnaca namun tidak bisa dideportasi karena aturan lockdown virus corona.

"Mereka ditahan di sana, karena virus corona kami tidak bisa mendeportasi mereka saat ini.

Halaman
123
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved