Update Virus Corona Indonesia

Menarik Perhatian Media Asing, Kisah Perjuangan Penggali Makam Covid-19 di Pondok Ranggon

Saat jurnalis AFP memantau di lokasi pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Junaidi sedang menyerukan rekan-rekannya agar kerja lebih cepat.

Kompas.com/ Garry Lotulung
Penggali Kubur Jenazah Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Belum lama ini beredar kabar soal kisah dam perjuangan penggali makam jenazah Covid-19 di Jakarta.

Para penggali makam jenazah Covid-19 yang harus bekerja 15 jam sehari ini, menarik perhatian media asing.

Diketahui kesibukan para penggali makam tersebut di lokasi pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta Timur,diabadikan oleh media asing ternama AFP.

Menurut informasi yang ada, AFP memulai pemberitaannya dengan kesaksian dari penggali makam bernama Junaidi Hakim.

Saat jurnalis AFP memantau di lokasi pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Junaidi sedang menyerukan rekan-rekannya agar kerja lebih cepat.

Ia mengungkapkan, mereka harus menyelesaikan satu makam kurang dari 10 menit, untuk menekan risiko tertular Covid-19.

"Begitu ambulans datang, kami keluarkan jenazahnya, kami bawa ke lubang lahad, langsung turun, kemudian langsung ditutup." "(Harus selesai) 10 menit," ungkap Junaidi (42).

Junaidi menambahkan, kekhawatiran lebih besar adalah ketika menurunkan peti dari ambulans.

Sebab, peti harus dipegang dan mau tidak mau ada kontak antara peti dengan anggota tubuh.

"Setelah diturunkan, kekhawatiran itu sudah tidak ada," lanjut ayah empat anak tersebut.

Halaman
123
Editor: Bravi Pangajouw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved