Update Virus Corona Bolmut
51 Desa di Bolmut Belum Salurkan Bantuan Langsung Tunai Dandes
Lanjutnya, terkait dengan syarat-syarat pemerintah daerah sudah memenuhi syarat dan sudah mengusulkan.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Dari 106 Desa yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), masih ada 51 desa yang belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diambil dari Dana Desa.
Diketahui, sampai dengan hari ini baru 55 desa yang menyalurkan BLT Dandes untuk tahap I tersebut, yang penyaluranya telah dilakukan pada bulan April lalu.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Fadli Tadjudin Usup menerangkan bahwa penyaluran BLT Dandes di 51 desa masih sementara di proses.
"Kita masih akan menunggu penyaluran BLT tahap II yang saat ini masih sementara dalam proses," ujar Fadly kepada Tribun Manado, Selasa (26/5/2020).
Lanjutnya, terkait dengan syarat-syarat pemerintah daerah sudah memenuhi syarat dan sudah mengusulkan.
"Kita hanya tinggal menunggu transfer dari KPPN ke kas desa," ujarnya.
Untuk itu, kata dia, pihaknya sementara menunggu proses tersebut, kalau seandainya nanti sudah masuk direkening kas desa Insya Allah setiap desa sudah bisa menyalurkan bantuan BLT tersebut.
Dijelaskannya, bagi penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai ini berjumlah Rp 600 ribu setiap bulan, berwujud tunai dan non tunai.
"Jadi penerima yang memiliki rekening bank akan langsung di transfer, sedangkan yang tidak memiliki rekening seperti mereka yang sudah lanjut usia kita berikan bantuan sembako langsung," ungkap Fadly.
Dirinya pun berharap warga desa untuk bersabar dalam proses pencairan tersebut, karena tinggal menunggu proses.
Ditambahkannya, dalam mendukung pemerintah mencegah penularan covid-19 ini, dirinya mengajak warga desa untuk memaksimalkan Posko desa siaga covid-19, yang diisi oleh tim relawan desa dan diketuai oleh Sangadi.
"Disitu juga setiap desa menyiapkan anggaran dari Dana Desa untuk pengadaan alat penyemprotan disinfektan, termoscan dan pengadaan APD bagi petugas medis di desa masing-masing," jelas Fadly.
Selain itu, untuk tugas relawan desa adalah memantau mobilitasi penduduk yang keluar masuk desa di pintu gerbang desa, kemudian disediakan rumah singgah.
"Jika ada warga yang suhu badannya berada di atas 38 derajat dan berasal dari daerah transmisi lokal harus dikarantina sementara di rumah singgah tersebut, berkoordinasi dengan puskesmas setempat dalam penanganan medis bagi warga," pungkas Kadis PMD. (Mjr).
BERITA TERPOPULER :
• KABAR BAIK: Ini Hasil Uji Coba Vaksin Covid-19 Terhadap Manusia
• Dampak Covid-19, Harta Pengusaha Turun Ratusan Triliun Rupiah, Ini Daftar Orang Terkaya di Indonesia
TONTON JUGA :