Virus Corona

Ingatkan Protokol Kesehatan, Petugas Covid-19 Malah Dikroyok Sekelompok Pemuda

Nasib yang dialami petugas Covid-19 di Desa Kaliboja, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Tribunjambi
Ilustrasi Petugas Covid-19 dikroyok 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Disaat Pandemi virus corona atau Covid-19 masih melanda Indonesia dan sejumlah negara di dunia.

Terkait hal itu, pemerintah selalu mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan demi menghindari penularan virus corona.

Aturan pemerintah soal Protokol kesehatan tersebut di antaranya mengenakan masker, rajin cuci tangan hingga jaga jarak fisik atau physical distancing.

Sanksi soal Pelanggaran untuk Batik Air dan AP II yang Dijatuhkan Kemenhub Belum Cukup

Anies Baswedan: Jika Masyarakat Mulai Bebas Keluar, Kita Akan Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia Akan Diluncurkan Bulan Maret 2021, Saat Ini Masih Dikembangkan

Ilustrasi virus corona di Indonesia
Ilustrasi virus corona di Indonesia (Shutterstock)

Namun masih saja ada warga yang bandel.

Bahkan, warga ada yang tak terima ketika diingatkan untuk menjalankan protokol kesehatan.

Seperti nasib yang dialami petugas Covid-19 di Desa Kaliboja, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Dia dikeroyok sejumlah pemuda yang tak mau menjalani protokol kesehatan saat akan bersilaturahmi dengan saudaranya.

Lokasi pengeroyakan tersebut di perbatasan Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Banjarnegara yang masuk di Desa Kaliboja, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

"Betul mas, pengeroyok tersebut terjadi di Desa Kaliboja, pada hari Minggu (24/5/2020) sekitar pukul 14.45 WIB," kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Poniman saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (25/5/2020).

"Petugas jaga pos Covid-19 desa tersebut dikeroyok sekelompok pemuda Desa Tanggeran, Kecamatan Paninggaran," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Glendi Manengal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved