News

Facebook Keluarkan Mekanisme Kerja Terbaru, Separuh Karyawannya Akan Bekerja dari Rumah Selamanya

Sekitar separuh dari seluruh karyawan Facebook bakal tetap menerapkan mekanisme kerja dari rumah (work from home/ WFH) selamanya.

Kolase Tribun Manado/Brendan Smialowski / AFP)/VOX
CEO Facebook Mark Zuckerberg saat memberikan kesaksian di depan senat atas skandal kebocoran data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru-baru ini CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengeluarkan aturan terbaru bagi karyawannya.

Sekitar separuh dari seluruh karyawan Facebook bakal tetap menerapkan mekanisme kerja dari rumah (work from home/ WFH) selamanya.

Hal tersebut bakal tercapai setidaknya dalam waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Dampak Covid-19, Harta Pengusaha Turun Ratusan Triliun Rupiah, Ini Daftar Orang Terkaya di Indonesia

Demikian dikatakan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, ketika diwawancara oleh situs TheVerge baru-baru ini.

"Kami akan menjadi perusahaan terdepan untuk menerapkan mekanisme kerja secara remote (jika dilihat) dari skala perusahaan kami," ujar Zuckerberg seperti dikutip KompasTekno dari TheVerge, Senin (25/5/2020).

"Kami akan melakukannya secara terukur, namun ada kemungkinan bahwa dalam lima atau sepuluh tahun ke depan, kami bakal menerapkan WFH secara permanen terhadap separuh dari keseluruhan karyawan kami," jelas Zuckerberg.

Zuckerberg menambahkan bahwa keputusan ini diambil setelah pihaknya menggelar sebuah survei internal terhadap para karyawan Facebook.

Ia mengklaim bahwa sekitar 20 persen karyawan Facebook mengaku sangat tertarik dengan mekanisme kerja WFH secara permanen. Lalu, 20 persen lainnya mengatakan bahwa mereka mungkin tertarik.

Dengan kata lain, setidaknya kini sudah ada 40 persen yang cenderung memiliki ketertarikan untuk WFH selamanya.

Kemudian, sekitar sepuluh tahun ke depan, Zuckerberg memperkirakan bahwa Facebook bakal merekrut orang baru yang jumlahnya sekitar 20 persen dari jumlah karyawan yang ada sekarang.

Halaman
12
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved