Update Virus Corona Indonesia

Kepada Putra dari Perawat yang Gugur karena Corona, Jenderal Andika: Bisa Masuk Tentara

Dua tenaga medis Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto gugur dalam tugas saat menangani Covid-19.

Istimewa Via Tribunnews.com
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat teleconference dengan RSPAD Gatot Subroto terkait penanganan virus corona atau Covid-19, Kamis (16/3/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memberi perhatian kepada seorang putra dari perawat yang meninggal dunia karena virus corona. 

KSAD meminta keluarga anak itu untuk aktif berkomunikasi dengan pihak TNI AD guna mewujudkan cita-cita anaknya.

Dua tenaga medis Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto gugur dalam tugas saat menangani Covid-19.

Suasana haru menyelimuti penyerahan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) dari Asabri kepada keluarga.

Perawat Sugiarto dan Novera gugur akibat terpapar virus corona ketika bertugas menangani pasien.

Almarhum Sugiarto (49) merupakan perawat di Unit Dokmil RSPAD Gatot Soebroto. Almarhum menghembuskan nafas terakhir pada 31 Maret 2020.

Kemudian Novera (36) merupakan perawat yang bertugas di Instalasi Rawat Jalan RSPAD Gatot Soebroto. Almarhumah wafat pada 11 April 2020.

Bertempat di Ruang Puskodalad Mabesad, Jakarta, Senin (18/5/2020), dua keluarga tenaga kesehatan tersebut menerima santunan dari Asabri yang disaksikan langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Ahli waris almarhum Sugiarto diwakil istrinya, Ary Suryanti bersama anak semata wayangnya, Damar Pratama Sugari.

Untuk ahli waris almarhumah Novera diwakili kedua orang tuanya, Supardi dan Ofnetty.

Halaman
123
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved