NEWS

Winerungan: Gadai Emas Solusi Finansial Tercepat di Masa Sulit Pandemi Covid-19

Tren di Pegadaian menjelang Idul Fitri tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Istimewa
Ekonom Unima, Dr Robert Winerungan MSi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tren di Pegadaian menjelang Idul Fitri tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya, tren menunjukkan lebih banyak orang datang ke Pegadaian untuk menebus emas, kali ini, tren menunjukkan baik tebus maupun gadai sama-sama omsetnya naik.

Pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Manado (Unima), Dr Robert Winerungan mengatakan, hal ini tak bisa dilepaskan dari pandemi Covid-19.

Katanya, kondisi masyarakat yang tidak bisa ke mana-mana dan dianjurkan untuk tinggal di rumah saja sehingga tidak begitu penting orang memakai emas sebagai perhiasan.

"Perhiasan emas tidak dibutuhkan untuk menyemarakkan penampilan di hari raya Lebaran. Hal lainnya, memamerkan emas di musim pandemi sekarang ini sangat berisiko," ujar Winerungan kepada Tribun, Jumat (22/05/2020).

Itu alasan pertama mengapa orang dan masyarakat lebih cenderung menggadaikan emas.

Alasan kedua yang merupakan alasan utama, perayaan Idul Fitri tahun 2020 ini masyarakat diperhadapkan dengan kesulitan finansial.

Ada banyak pekerja yang di-PHK dan paling tidak dirumahkan untuk beberapa waktu. Ditambah lagi Pandemi Covid-19 banyak sektor usaha yang terpapar dan terbanyak dari sektor UMKM.

"Kita tahu di sektor ini banyak pekerja yang terlibat dan mereka ini tidak saja kehilangan gaji tetap tapi THR (Tunjangan Hari Raya) yang seharusnya mereka raup tapi ternyata tidak lagi," jelas dia.

Masa Pandemi Covid-19 saat ini ada gejala penurunan pendapatan masyarakat karena banyak sektor usaha yang terpapar dan terbanyak dari sektor UMKM.

Keadaan ini secara ekonomi dikatakan adanya daya beli yang menurun karena pendapatan masyarakat berkurang.

"Ini menjadi salah satu faktor masyarakat membutuhkan dana segar bukan saja untuk merayakan hari raya tapi untuk menyambung hidup dangan membiayai kebutuhan sehari-hari," katanya.

Ketika tabungan yang ada di bank terkuras dengan mencukupkan kebutuhan setiap hari, manakala saat Lebaran ini, dana cepat yang bisa diperoleh adalah dengan menggadaikan emas.

"Demi kelangsungan hidup akibat wabah Covid-19 masyarakat terpaksa menggadaikan barang berharga untuk mendapatkan uang agar bisa menambal kekurangan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta merayakan hari raya," katanya.(ndo)

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved