Update Virus Corona Dunia

Tak Hanya Dipukuli, Dokter Ini Juga Dimasukkan ke RS Jiwa karena Kritik Pemerintah Terkait Covid-19

Pada 3 April, dr Rao, yang bekerja di rumah sakit pemerintah, mengatakan kepada media bahwa dokter tidak diberi APD dan masker memadai.

Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus corona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang dokter, ditangkap dan dipukuli karena mengkritik pemerintah terkait dengan kekurangan APD.

Dokter tersebut bahkan diskors setelah mengungkap kekurangan masker dan APD medis.

Sebelumnya korban diborgol dan dipukuli polisi dan dibawa ke rumah sakit jiwa.

Dr Sudhakar Rao, ahli anestesi dengan pengalaman 20 tahun tersebut, menjadi berita utama media India selama akhir pekan lalu untuk kedua kalinya dalam dua bulan terakhir.

Dokter Sudhakar Rao dipukuli polisi India karena mengkritik pemerintah soal penanganan covid-19. (BBC)
Serangkaian video yang beredar menunjukkan dr Rao dan dikeliling polisi di sebuah jalan raya di kota Visakhapatnam selatan, tempat dr Rao tinggal dan bekerja.

Jadi Korban PHK Covid-19, Karyawan Cantik Ngajak Nikah, Kini Jadi Sorotan di Media Sosial

Pihak berwenang mengatakan dr Rao dikirim ke rumah sakit jiwa setelah itu.

Berita itu menyusul laporan para dokter India menghadapi serangan balasan setelah berbicara tentang kekurangan alat pelindung diri (APD) petugas medis atau kurangnya kesiapan rumah sakit.

Apa yang terjadi dengan dr Rao?

Video, yang telah dibagikan secara luas di media sosial dan WhatsApp, menunjukkan rangkaian peristiwa yang membingungkan sejak Sabtu.

Melansir bbc news, Dr Rao pertama kali terlihat bertelanjang dada, duduk di dalam mobilnya di sisi jalan, dan berteriak pada polisi.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved