Update Virus Corona Sulut

Jumlah Pelaku Perjalanan dan ODP yang Diisolasi di Sulut Meningkat Jadi 107 Orang

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pelaku perjalanan yang diisolasi di Rumah Singgah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terus meningkat

Istimewa
Petugas keamanan yang terdiri dari TNI/Polri dan Satpol PP, menjaga ketat UPTD Bapelkes Manado yang menjadi lokasi isolasi ODP dan pelaku perjalanan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pelaku perjalanan yang diisolasi di Rumah Singgah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terus meningkat. Pasalnya saat ini Sulut ketambahan tujuh ODP dan pelaku perjalanan yang diisolasi.

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel mengatakan, per Kamis (21/5/2020) malam kemarin, dari sebelumnya 100 orang, kini ODP dan pelaku perjalanan yang diisolasi di Kantor Diklat Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara dan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Malalayang telah berjumlah 107 orang.

"Dimana sebelumnya di Kantor Diklat Maumbi itu ada 49 orang yang diisolasi, kini menjadi 54. Sedangkan di Bapelkes Malalayang sebelumnya 51 orang kini menjadi 53 orang," terang dia.

Dandel mengatakan masih ada kemungkinan ketambahan orang yang diisolasi, melihat saat ini, banyak orang yang dari daerah transmisi lokal, tetap datang menyambangi Sulut. "Memang untuk mengantisipasi lonjakan orang yang diisolasi, telah disediakan tujuh rumah singgah dengan kapasitas menampung 760 orang secara keseluruhan," tandasnya.

Wabup Bolmut Amin Lasena: Lebaran Tahun Ini Tanpa Open House

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Debbie Kalalo melalui Humas, John Umboh mengatakan, setiap ODP dan pelaku perjalanan, yang diisolasi di rumah singgah harus melewati masa pengawasan selama 14 hari, hingga dinyatakan sehat, baru bisa dipulangkan.

"Saat diisolasi, ada banyak kegiatan yang rutin dijalani setiap ODP dan pelaku perjalanan, dimana mereka diajak untuk berolahraga ringan saat pagi, sarapan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, kemudian diberikan waktu istirahat, makan siang dan makan malam," jelas dia

"Jadi selama 14 hari kita melakukan pengamatan, sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh dan membentuk pola hidup sehat kepada mereka," tutup Umboh. (drp)

Walubi Manado Mengucapkan Selamat Idul Fitri kepada Umat Islam

Penulis: Don Ray Papuling
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved