Update Virus Corona Dunia

Ahli Virus Sebut Corona Tak Akan Hilang, Siapkan Diri Untuk The New Normal, Dr: Dunia Tanpa Salaman

Salah satunya penyebaran corona adalah melalui jabat tangan yang merupakan kebiasaan yang selalu dilakukan orang-orang saat bertemu.

World of Buzz
Ilustrasi dokter mencari vaksin virus corona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dunia kini dihadapkan dengan permasalahan yang cukup serius, yakni virus corona.

Tidak terkecuali di Indonesia, jumlah masyarakat yang terinfeksi virus ini setiap harinya meningkat.

Melansir Kompas.com, juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menerangkan, tercatat pada Kamis (21/5/2020), jumlah pasien yang terinfeksi kasus virus corona 20.162 orang.   

Menurutnya peningkatan ini luar biasa, terutama di Jawa timur.

Hal ini perlu diwaspadai dan disadari bersama, bagimana virus ini bisa menyebar dengan cepat dan kepada siapa saja.

Salah satunya penyebaran corona adalah melalui jabat tangan yang merupakan kebiasaan yang selalu dilakukan orang-orang saat bertemu.

Jumlah Pelaku Perjalanan dan ODP yang Diisolasi di Sulut Meningkat Jadi 107 Orang

Lalu bagaimana nasib berjabat tangan ini saat pandemi covid 19 seperti sekarang dan akan datang.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tradisi menyapa orang dengan jabat tangan ini bisa menjadi pintu penularan virus corona jenis SARS-CoV-2 biang penyakit Covid-19.

Begitu telapak tangan penderita Covid-19 yang belum steril salaman atau menyentuh suatu benda, orang yang menyentuhnya lalu tanpa sengaja tangannya memegang mata, mulut, atau hidung bisa ikut tertular virus corona

Untuk mencegah penularan virus corona, budaya baru menyapa orang di era pandemi disarankan untuk berganti menjadi melambaikan tangan, mengangukkan kepala, atau membungkukkan badan.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved