Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2020

Mengenal Jalangkote, Menu Takjil Paling Diburu di Sulawesi Selatan

Di waktu ramadan seperti ini, jalangkote menjadi menu takjil paling diburu di Sulawesi Selatan.

Editor: Rizali Posumah
Sajian Sedap
Jalangkote, penganan khas Sulawesi Selatan, menu takjil yang paling diburu warga. 

TRBUNMANADO.CO.ID - Jalangkote dalah penganan khas Sulawesi Selatan yang sekilas mirip kue pastel.

Di waktu ramadan seperti ini, jalangkote menjadi menu takjil paling populer dan paling diburu di Sulawesi Selatan.

Bentuknya seperti bulan separuh dengan ukiran di bagian pinggirnya.

Meski terlihat mirip, jalangkote dan Pastel ternyata memiliki perbedaan, baik di kulit pembungkusnya dan juga rempah untuk isiannya.

Chef Grace Titaheluw, Chef de Cuisine Hotel Four Points by Sheraton Makassar menjelaskan perbedaan jalangkote dengan pastel.

“Kalau pastel itu ada yang kulitnya lebih mirip puff. Lebih tebal dari jalangkote. Kalau jalangkote enggak berlapis-lapis,” ujar Chef Grace.

Selain itu, kulit jalangkote juga punya penampakan agak bergelembung. Berbeda dari pastel yang cenderung lebih halus.

Sementara untuk isinya, tak jauh berbeda dari pastel hanya saja lebih beragam dan punya rasa rempah yang kuat.

jalangkote menggunakan rempah berupa pala dan jintan yang tidak ada dalam campuran rempah isian pastel.

Jalangkote berisi irisan kentang, bihun, tauge, telur, dan daging cacah yang dibalut tepung tebal.

jalangkote berasal dari dua kata, 'jalang' dan 'kote'. 'Jalang' memiliki arti jalan dan 'kote' berarti berkotek-kotek atau berteriak.

Mengapa dinamakan seperti itu karena sejarahnya jalangkote dijual oleh anak-anak yang berkeliling sambil berteriak.

Resep jalangkote

Bahan kulit

·         Tepung terigu

·         Air

·         Gula

·         Garam

·         Santan

·         Minyak sayur

·         Telur

Bahan isi

·         Wortel

·         Kentang

·         Buncis

·         Daun bawang

·         Bawang putih

·         Minyak

·         Kaldu

·         Pala

·         Jintan

·         Soun

·         Telur rebus

·         Ayam cincang

Bahan saus

·         Cabai rawit

·         Cabai merah

·         Gula

·         Garam

·         Air

·         Cuka

Cara membuat jalangkote

Dikutip dari Kompas.com, untuk membuat jalangkote, pertama kita harus membuat kulitnya lebih dulu.

Panaskan minyak sayur lebih dahulu hingga cukup panas tapi tak perlu sampai mendidih.

Kemudian campurkan semua bahan kulit yakni tepung terigu, air, garam, gula, dan minyak sayur. Sesuaikan jumlah air dengan tekstur kulit yang kita inginkan.

“Jadi untuk mengulen kulitnya itu disesuaikan jumlah airnya. Kita enggak bisa tentukan berapa. Ada orang yang biasanya suka tekstur kulit agak keras, ada yang agak lembut. Karena jalangkote itu kalau digigit agak renyah gitu,” jelas Chef Grace pada Kompas.com, Senin (18/5/2020).

Jika sudah mencampur semua bahan kulit, uleni adonan sampai merata lalu sisihkan. Adonan bisa disimpan di dalam kulkas atau di suhu ruang.

Selanjutnya waktunya membuat isian jalangkote. Isian jalangkote ini bisa kamu variasikan sesuai selera. Kamu bisa menggunakan sayuran saja, dengan campuran daging ayam, daging sapi, atau ikan yang kamu sukai.

Pertama, siapkan bahan-bahannya. Rebus soun hingga matang.

Potong-potong wortel dan kentang jadi ukuran dadu kecil-kecil, lalu rebus hingga matang. Pun dengan buncis, potong-potong kecil dan rebus hingga matang.

Wortel, kentang, dan buncis direbus dulu agar mengurangi waktu penumisan agar tidak terlalu lama. Lalu lanjut dengan menumis isian.

Siapkan minyak, tumis bawang putih secukupnya. Tambah bawang daun, masukkan semua bahan isian, lalu tambahkan bubuk pala dan jintan. Aduk rata dan terakhir tambahkan kaldu.

Aduk rata dan masak hingga mengental serta air menyusut. Jika sudah, angkat isian dan sisihkan.

“Untuk satu jalangkote biasanya saya pakai satu sendok makan isian. Terus telur rebus yang sudah potong 6, taruh satu potong di situ. Lipat adonan terus digoreng,” jelas Chef Suwanta pada Kompas.com, Senin (18/5/2020).

Untuk mengisi jalangkote, siapkan adonan kulit lalu pipihkan.

Chef Grace biasa menggunakan mesin pembuat pasta yang bisa memipihkan adonan dengan mudah. Jika tak punya, kamu juga bisa memipihkannya dengan alat apa pun yang ada di rumah.

Pipihkan adonan kulit hingga ketebalannya sesuai dengan yang kamu inginkan. Lalu cetak berbentuk bulat.

Isikan isian jalangkote ke atas kulit secukupnya, lalu lipat hingga membentuk bulan separuh. Lalu rekatkan kulit jalangkote dengan menggunakan tangan.

Menggunakan ibu jari, jepit dan lipat adonan sampai membentuk gelombang ciri khas jalangkote.

Jika sudah, waktunya menggoreng jalangkote. Gunakan api sedang, dan minyak yang agak banyak. Pastikan minyak punya ketinggian lebih daripada tebal jalangkote agar terendam baik.

Chef Suwanta mengatakan bahwa usahakan suhu minyak tak terlalu panas dan tak terlalu dingin.

“Enggak boleh di atas 100 derajat (panas minyak). Paling bagus temperatur itu sekitar 85 derajat. Biar jadinya kuning dan enggak pecah. Kalau terlalu panas minyaknya nanti dia pecah,” papar Chef Suwanta.

Goreng jalangkote dengan banyak minyak hingga terendam agar matang merata selama sekitar 10-15 menit.

“Kalau bahannya (jalangkote) 300 gram misalnya 8 buah jalangkote, minyaknya harus sekitar 1,5 liter,” kata Chef Suwanta.

Sebagai pelengkap jalangkote, kamu juga sebaiknya membuat saus khas jalangkote.

Menurut Chef Suwanta, walaupun varian isi dari jalangkote ini bisa bermacam-macam, satu yang khas adalah saus yang digunakan sebagai pelengkap.

Pertama, tumis bawang putih dan bawang merah. Lalu masukkan cabai rawit dan cabai merah yang sudah dihaluskan, air, garam, dan gula. Masak hingga matang.

Terakhir, tambahkan sedikit cuka sesuai selera. Jalangkote dengan saus cabai pun siap untuk disajikan.

Ragam Tradisi Hari Raya Lebaran Idul Fitri di Indonesia, dari Mudik hingga Kue Lebaran

Mudahkan Ibadah Dari Rumah, BRI Hadirkan Layanan Pembayaran Zakat Secara Daring

PROMO Richeese Factory Buy 1 Get 1 & Diskon 40%, Dukung Gerakan di Rumah Aja Bisa Pesan Antar

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Mengenal Jalangkote, Kue Khas Sulawesi Selatan yang Dijual Rizal Bocah yang Dibully di Pangkep, kompas.com dengan judul "Apa Itu Jalangkote? Bedanya Jalangkote dengan Pastel", Kompas.com dengan judul "Resep Jalangkote, Camilan Khas Sulawesi untuk Hidangan Takjil"

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved