Memasak Baik untuk Kesehatan Mental, Tak Sekadar Pengisi Waktu Luang

Hal ini telah dibuktikan lewat riset yang meneliti sekelompok pasien yang mengalami depresi karena kehilangan orang yang dicintai

GeorgeRudy
Ilustrasi memasak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di tengah pandemi, memasak atau membuat kue bisa menjadi salah satu kegiatan untuk mengisi waktu luang.

Tak sekadar kegiatan pengisi waktu, memasak ternyata memiliki manfaat psikologis.

Melansir Huffington Post, profesor ilmu psikologi dan otak dari Boston University Donna Pincus mengatakan memasak bisa menjadi penghilang stres dan sarana untuk mengekspresikan diri.

Tentunya, hal ini baik untuk kesehatan mental kita. Stres bisa berakibat fatal bagi fisik dan mental kita.

Itu sebabnya, kita harus menemukan cara untuk mengatasi stres.

Selain itu, memasak juga bisa menjadi cara untuk mengomunikasikan perasaan kita ke orang lain.

"Memasak bisa menjadi cara untuk mengungkapkan rasa terimakasih, penghargaan, atau simpati ke orang lain," ucapnya.

Psikolog klinis Julie Ohana juga mengatakan, memasak bisa menjadi cara untuk meredakan gejala depresi.

Hal ini telah dibuktikan lewat riset yang meneliti sekelompok pasien yang mengalami depresi karena kehilangan orang yang dicintai.

Seperti yang kita tahu, kehilangan orang tersayang tentu akan menimbulkan kesedihan mendalam.

Halaman
123
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved