Sulut United

Cerita Muhamamad Ridho Manager Sulut United, Urus Manajemen Hingga Laundry

Awal klub ini bermarkas di Kota Bogor dengan nama Bogor FC. Klub ini diharapkan menjadi kebangkitan era baru sepak bola Kabupaten Bogor.

istimewa
Manager Sulut United Muhamamad Ridho 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tim Sulut United masuk ke Sulawesi Utara, pada Mei 2019.

Awal klub ini bermarkas di Kota Bogor dengan nama Bogor FC. Klub ini diharapkan menjadi kebangkitan era baru sepak bola Kabupaten Bogor.

Namun, sayang masuk kompetisi Liga 2 Indonesia. Klub ini harus pindah markas ke Sulawesi Utara dengan nama Bogor Sulut United.

Selama berada di Sulawesi Utara, klub ini sudah mampu mencuri hati warga. Hal ini dibuktikan banyaknya komunitas suporter yang terbentuk seperti Brigata The Man, Laskar Kelabat, Barol dan lainnya.

Namun, sepanjang keberadaan Sulut United di Sulawesi Utara, ada cerita suka dan duka yang dialami Muhammad Ali Ridho, sekarang jadi manager tim.

Ridho bercerita, awalnya tim Sulut United masuk di Sulawesi Utara, semua urusan menjadi tangung jawabnya. Mulai dari urus pemain, cattring hingga laundry kaos pemain.

"Ya maklum saat itu klub masih baru dan belum banyak orang yang masuk manajemen. Mungkin baru dua atau tiga orang," ujar Ridho, waktu lalu.

Kata dia, hasil kerja kerasnya dan beberapa tim selama satu musim membuahkan hasil. Walaupun hanya sedikit 'man power' membuahkan hasil.

Tim Sulut United berhasil bertahan di Liga 2 Indonesia. Hampir juga masuk delapan besar.

Namun hanya bisa menduduki peringat enam klasmen akhir musim 2019.

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved