Update Virus Corona Mitra
35 Orang Risiko Kontak Erat dari Pasien Positif 01 Mitra
Penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Tenggara terus diseriusi pasca 1 orang pasien terkonfirmasi positif asal Kecamatan Belang
Penulis: Giolano Setiay | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus diseriusi pasca 1 orang pasien terkonfirmasi positif asal Kecamatan Belang.
Dari data terbaru oleh pihak Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Mitra lewat Juru Bicara (Jubir) Gloria D Wuwungan.
Terdata sudah ada 35 orang Risiko Kontak Erat ringan dari pasien positif 01 Mitra. Dikatakan Wuwungan saat dikonfirmasi hari ini Kamis (21/5/2020), setiap data terbaru bakal terus diinformasikan selama penanganan wabah ini.
Berdasarkan data terakhir, Rabu (20/5/2020) kemarin, ada penambahan data PDP di Kabupaten Mitra yakni PDP 09 perempuan bayi (14 hari), asal Kecamatan Silian.
• Kembali Tuding China Jadi Dalang Covid-19, Trump: China lakukan Pembunuhan Massal di Seluruh Dunia
"Informasi tersebut diterima pada tanggal 19 Mei 2020, sekitar pukul 21.20 Wita, melalui Dinas Kesehatan Kota Manado, bahwa ada PDP asal Silian yang di rawat di RS Wolter Monginsidi Manado sejak tanggal 18 Mei 2020," terang Wuwungan.
Diektahui, pasien tidak memiliki riwayat perjalanan namun mengalami batuk sejak hari Minggu tanggal 17 Mei dan sempat dibawa ke Puskesmas Silian untuk penanganan pada (18/5/2020).
"Dari situ, kemudian pasien dibawa ke RS Wolter Monginsidi, Manado, pada Senin malam (18/5) dan didiagnosa Pneumonia, Demam, Batuk dan Sesak Napas sehingga ditetapkan sebagai PDP oleh pihak RS. Dan saat informasi ini kami terima, pasien sudah dinyatakan meninggal dunia dan kemudian telah dimakamkan dengan prosedur Covid-19," ungkapnya.
• Pendeta di Kamerun Klaim Bisa Sembuhkan Pasien Covid-19, Malah Meninggal Karena Virus Corona
Selain itu, untuk kasus positif Covid-19 asal Belang, masih dilakukan tracing terhadap Kontak Erat. Adapun yang dimaksud Kontak Erat adalah Semua orang yang pernah berinteraksi secara langsung tanpa menggunakan APD (minimal masker dan handscoon) dalam jarak kurang dari 2 meter.
"Untuk Kontak Erat Resiko Tinggi atau KERT yakni keluarga serumah, rekan kerja yang berinteraksi langsung dengan pasien dan orang yang pernah bepergian dalam kendaraan yang sama dalam waktu 2-14 hari, sebelum timbul gejala ada 6 orang dan bakal dilakukan pemeriksaan Rapid Test dan Swab," pungkas Jubir Satgas Mitra.
Namun pada KERT telah dilakukan pemeriksaan Rapid Test dan hasilnya non-reaktif, sedangkan pemeriksaan swab akan dilakukan jika alat pengambilan sampel dari Dinkes Provinsi sudah ada.
• Midun Geram, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Dituding Lakukan Settingan Soal Giveaway Rp 1 M
"Untuk Kontak Erat Resiko Rendah yang pernah kontak dengan pasien Positif namun tidak berinteraksi secara langsung tanpa APD dalam jarak lebih dari 2 meter ada sebanyak 35 orang," jelasnya.
Wuwungan menambahkan, untuk hasil swab dari PDP 07 (Tombatu Timur) dan PDP 08 (Silian) sampai dengan saat ini belum ada hasil pemeriksaan dari pihak provinsi.
"Melihat perkembangan yang ada, ditambah dengan meningkatnya jumlah kasus konfirmasi positif dan adanya kasus terkonfirmasi Positif di Kabupaten Minahasa Tenggara, maka kami terus menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, namun tetap waspada dan wajib menerapkan upaya-upaya pencegahan seperti Physical Distancing dan PHBS, untuk mencegah kontak dengan OTG (Orang Tanpa Gejala) yang mungkin berada di lingkungan sekitar," tutup Wuwungan. (Ano)
• Gorila di Kebun Binatang Dahulu Pernah Ingin Dilawan Mike Tyson: Biar Saya Pukul Hewan Ingusan Itu