NEWS

Program Work Ready Edisi Kedua: Perkuat Sistem Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan

rogram Work Ready edisi kedua yang bertujuan untuk mempersiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang siap kerja, Rabu (20/5/2020)

Istimewa
Program Work Ready Edisi Kedua 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - British Council Indonesia dan PT Bank HSBC Indonesia, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta kembali menghadirkan Program Work Ready edisi kedua yang bertujuan untuk mempersiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang siap kerja, Rabu (20/5/2020).

Tahun ini, dengan adanya wabah Covid-19, Work Ready akan bertitik berat pada penguatan sistem pendidikan kejuruan melalui peningkatan kapasitas guru dalam melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi.

Program Work Ready sudah terlaksana sejak tahun 2018 dan telah memberikan rangkaian pelatihan intensif kepada lebih dari 300 guru dan manajer sekolah di SMK dengan dukungan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Di tahun kedua pelaksanaan program Work Ready ini, para guru SMK akan mengikuti rangkaian webinar sebagai pembekalan memanfaatkan teknologi dalam mengintegrasikan keterampilan-keterampilan abad ke-21 ke dalam proses belajar dan mengajar yang optimal.

Rangkaian webinar terdiri dari kombinasi teori, praktik menggunakan perangkat teknologi pengajaran, serta simulasi mengajar.

Satu Warga Tompaso Barat Dinyatakan Positif Covid-19

Diharapkan program ini dapat mendukung para guru SMK dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi tuntutan kompetensi sumber daya manusia di era industri 4.0, di antaranya dengan penguatan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi dan literasi digital.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, tantangan pendidikan kejuruan di Indonesia dapat dicapai dengan semangat gotong-royong melalui dukungan berbagai pihak.

"Kami sangat mengapresiasi program Work Ready yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan HSBC Indonesia dan British Council dalam menyiapkan lulusan SMK yang berdaya saing global," kata Nahdiana.

Lanjutnya, pemanfaatan teknologi merupakan sebuah solusi untuk keberlanjutan pendidikan di masa krisis akibat pandemi Covid-19, namun ke depan pun pembelajaran daring sangat diperlukan bagi pendidikan kejuruan dalam memaksimalkan potensi para siswa SMK untuk memiliki keterampilan adaptif dengan perkembangan zaman.

BREAKING NEWS, Kasus Virus Corona Sulawesi Utara Bertambah 26 Orang, Total 152 Kasus

Colm Downes selaku Direktur Pendidikan, Sosial dan Bahasa Inggris British Council Indonesia mengungkapkan, bangga dapat melanjutkan kerja sama dengan HSBC Indonesia dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Halaman
123
Penulis: Fistel Mukuan
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved