News

Wanita Ini Tawarkan Uang untuk 'Damai' Pada Petugas Karena Takut Dilakukan Rapid Test

Kejadian itu bermula saat Pelaksana tugas Bupati Cianjur Herman Suherman memimpin jalannya pemeriksaan rapid test di Pasar Induk Pasirhayam, Senin.

(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman 

TRIBUNMANADO.CO.ID – seorang perempuan mencoba melobi petugas agar tidak menjalani rapid test.

Sebanyak 3.500 warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah menjalani rapid test di dua lokasi berbeda.

Rapid test pertama dilaksanakan di kawasan Bomero Citiwalk, Sabtu (16/5/2020).

BREAKING NEWS: Anies Baswedan Kembali Perpanjang PSBB Hingga Fase Tiga Selama 14 Hari

Kemudian, tes cepat kedua menyasar para pedagang dan pengunjung Pasar Induk Pasirhayam, Senin (18/5/2020).

Namun, tidak semua warga menyambut secara antusias kegiatan yang digagas Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Cianjur itu.

Bahkan, seorang perempuan pengunjung Pasar Induk mencoba melobi petugas agar tidak menjalani rapid test.

Kejadian itu bermula saat Pelaksana tugas Bupati Cianjur Herman Suherman memimpin jalannya pemeriksaan rapid test di Pasar Induk Pasirhayam, Senin.

Seorang ibu kedapatan tidak mengenakan masker, sehingga disasar petugas untuk diperiksa dengan rapid test.

Namun, reaksinya mengejutkan petugas.

TERUNGKAP, Nagita Slavina Ternyata Pernah Umroh Sendiri Saat Bertengkar Hebat dengan Raffi Ahmad

Dia menolak diperiksa. Bahkan merajuk pada petugas, termasuk kepada Herman agar tidak diikutsertakan dalam pemeriksaan massal tersebut.

Halaman
12
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved