Info Otomotif

Apakah Mitos atau Fakta, Penempatan Posisi Tuas di D Saat Lampu Merah Bisa Merusak Transmisi?

Namun, kebiasaan ini bisa berlanjut hingga mobil berada di posisi berhenti, seperti di kemacetan atau lampu merah.

(Kompas.com/Alsadad Rudi)
Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ini yang perlu anda ketahui jika memiliki mobil dengan transmisi matik

Mobil dengan transmisi otomatis atau matik memudahkan pengemudinya.

Sebab, tidak perlu sering-sering memindahkan tuas transmisi saat mengemudi.

PT Pertamina PDC Buka Lowongan Kerja, Lulusan SMA D3 S1, 3 Posisi Tersedia, Daftar di Link Ini!

Namun, kebiasaan ini bisa berlanjut hingga mobil berada di posisi berhenti, seperti di kemacetan atau lampu merah.

Beberapa orang beranggapan sebaiknya posisi gigi dinetralkan dengan menggeser tuas ke N agar transmisi tidak mudah rusak akibat terbebani daya dorong dari mobil.

Tapi, ada pula yang justru beranggapan sebaliknya.

Pemilik bengkel spesialis Worner Matic Hermas Efendi Prabowo, mengatakan, pada dasarnya kedua persepsi tersebut tinggal tergantung situasi saat di lampu merah saja.

"Keduanya itu cuma masalah kondisi saja, kalau lampu merahnya sebentar untuk apa ribet pindahkan ke N. Tapi kalau ada anggapan kalau dibiarkan berhenti pada posisi D bisa merusak, itu hanya phobia (ketakutan) saja, karena tidak benar seperti itu," ujar Hermas, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Hermas menambahkan, pada dasarnya sistem transmisi matik saat ini sudah bekerja secara komputerisasi.

Artinya, semua perpindahan gigi telah diatur secara otomatis sesuai kebutuhan pengendara.

Halaman
12
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved