Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Bolmut

Terapkan Filosofi Sepakbola, Kadis Kesehatan Bidik Kontak Erat Resiko Tinggi.

Ditambah Orang Riwayat Perjalanan (ORP) yang tercatat sampai hari ini tembus 1.494 orang.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Maickel Karundeng
Mejer Lumantow/Tribun Manado
Kepala Dinas Kesehatan dr Jusnan Mokoginta, saat melakukan Briefing bersama Tenaga Kesehatan maksimalkan penanganan Covid-19 di Bolmut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Mengantisipasi penularan covid-19 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Pemerintah melalui Dinas Kesehatan terus berupaya memaksimalkan penanganan penularan covid-19.

Dari data yang ada, Bolmut telah mengoleksi 2 orang pasien terkonfirmasi Positif Covid-19, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 30 orang, Pasien PDP 3 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 47 orang.

Ditambah Orang Riwayat Perjalanan (ORP) yang tercatat sampai hari ini tembus 1.494 orang.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan dr Jusnan Mokoginta melakukan sejumlah skenario pencegahan covid-19. Termasuk melakukan tracking dan tracing untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini.

"Kita sementara menyiapkan skenario pencegahan dengan menggunakan filosofi sepak bola, ada pertahanan, gelandang dan penyerang," ujar Mokoginta kepada Tribun Manado, Sabtu (16/5/2020).

Dirinya mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim untuk memaksimalkan hal ini dengan mendeteksi cluster-cluster melalui metode Surveilans.

"Kita cari kontak erat resiko tinggi, dan ini sedang dilakukan, tim kesehatan 'menyerang' untuk melakukan tracing dilapangan kepada mereka yang Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT)," papar Mokoginta.

Setelah kita temukan mereka yang kontak erat dan melakukan pendataan, kita segera mengadakan pengujian Rapid tes dan Swab. Ini untuk mengetahui apakah KERT ini positif atau tidak.

"Disini 'gelandang' kita bekerja keras, yaitu tim dokter dan medis, kalau positif langsung segera ditangani tujuannya supaya kita mampu mendeteksi dengan cepat mereka yang tertular," jelas Birokrat handal ini.

Langkah berikut, kata dia, kita maksimalkan penjagaan ke daerah pertahanan, yaitu Desa Siaga Covid-19 yang telah terbentuk.

Sudah ada petugas kesehatan Surveilens yang ditugaskan turun langsung ke setiap Puskesmas untuk menjalankan strategi ini.

"Semua fokus di daerah pertahanan yaitu desa-desa dan Puskesmas, inilah salah satu cara terbaik untuk penanggulangan cepat pandemi covid-19 di Bolmut," jelas Mokoginta.

Dikatakannya, memang tidak semua kabupaten kota bisa melaksanakan hal ini, karena membutuhkan sumber daya yang besar. Selain biaya yang besar, dibutuhkan SDM dan alat penunjang medis seperti rapid tes, dan bahan pengambilan Swab.

"Apabila ini dilaksanakan dengan baik dirinya optimis masalah covid-19 di Bolmut dapat diatasi dengan cepat dan tepat, peran serta masyarakat juga sangat penting disini untuk disiplin melakukan protokol pencegahan covid-19," pungkas Mokoginta. (Mjr).

BERITA TERPOPULER :

 Kabar Duka untuk KSAD Jenderal Andika Perkasa

 Nekat Buka Kulkas Peninggalan Ibunya yang Dilakban Puluhan Tahun, Pria Ini Histeris Keluar Apartemen

 Janji Suci McGregor untuk Mike Tyson: Saya Bersumpah Atas Hidup Saya untuk Ini

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved