Kesehatan

Berat Badan Justru Bertambah Saat Awal Olahraga, Mengapa?

Alih-alih melihat berat badannya turun, mereka justru mendapati angka timbangan berat badannya melonjak.

Freepik.com
Ilustrasi olahraga di rumah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KESEHATAN - Salah satu jalan mendapatkan tubuh yang sehat adalah dengan olahraga rutin.

Organisasi Kesehatan DUnia (WHO) menyarankan setiap orang berusia 18-64 tahun berolahraga setidaknya selama 150 menit setiap minggu.

Tujuan olahraga rutin ini adalah mengontrol tekanan darah sampai kadar gula darah.

Namun, beberapa orang yang baru memulai rutinitas olahraga barangkali pernah kaget saat berada di atas timbangan.

Alih-alih melihat berat badannya turun, mereka justru mendapati angka timbangan berat badannya melonjak.

Ahli kebugaran dari Cleveland Clinic, Dr. Gary Calabrese, DPT., menyebut olahraga tapi berat badan bertambah adalah kondisi yang wajar. Terutama saat awal memulai rutinitas.

"Perubahan berat badan ini dipengaruhi massa otot. Namun jangan khawatir, perubahan ini menuju ke arah positif," jelas Calabrese.

Kenapa berat badan bertambah?
Beberapa bulan di awal memulai program olahraga rutin, tubuh secara alami mengalami perubahan.

Gerakan olahraga baru memberikan tekanan pada serat otot. Tekanan ini menimbulkan robekan mikro dan peradangan.

"Stres, peradangan, robekan kecil pada serat otot ini dapat menahan air di dalam tubuh. Itu bagian dari proses penyembuhan," kata Calabrese.

Halaman
123
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved